Hari Terakhir BCA Expoversary 2020, Ada Diskon 63 Persen

Kompas.com - 23/02/2020, 16:32 WIB
Suasana pameran BCA Expoversary 2020 dio ICE BSD, Tangerang, Jumat (21/2/2020). Pameran dalam rangka memperingati HUT ke-63 BCA digelar serentak di tiga kota Jakarta, Surabaya, Makassar. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOSuasana pameran BCA Expoversary 2020 dio ICE BSD, Tangerang, Jumat (21/2/2020). Pameran dalam rangka memperingati HUT ke-63 BCA digelar serentak di tiga kota Jakarta, Surabaya, Makassar.
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - BCA Expoversary 2020 memberikan diskon 63 persen untuk pembelian Food and Beverages. Ada juga suku bunga pinjaman tenor 1-3 tahun untuk KPR san KKB sebesar 3,63 persen.

Promo ini diberikan di hari terakhir pelaksanaan BCA Expoversary 2020 pada hari ini, Minggu (23/2/2020).

Bank BCA menargetkan transaksi Rp 5 trilun dalam pagelaran acara BCA Expoversary 2020 yang akan ditutup malam nanti.

"Transaksi kita target Rp 5 triliun sesuai dengan target pencapaian yang tahun lalu," kata Direktur BCA Finance sekaligus Ketua Pelaksana BCA Expoversarry 2020 Petrus Karim, di ICE BSD, Minggu.

Baca juga: Tentang SKB, Tes Paling Menentukan Jadi CPNS

Sementara itu Felicia Mathilda Simon selaku excecutive Vice President BCA mengatakan, saat ini total target transaksi Rp 4,7 triliun.

"Kalau sekarang hampir, sekitar Rp 4,7 triliun tapi kan ini posisis jam 01.00 WIB nih, nanti kita tunggu sampai pukul 10.00 WIB malam," jelasnya.

Felicia menyebut nilai transaksi paling banyak dilakukan didominasi oleh KPR dan KKB. Namun, volume transaksi untuk food and beverages juga tidak kalah tinggi.

Di sisi lain, Petrus menyebut update pengunjung dari laporan yang diterima dalam dua hari pertama sudah lebih dari 30.000 pengunjung

"Kita berharap sampai dengan nanti malam kita berharap tembus lebih dari 50.000 pengunjung," ucapnya.

Baca juga: Pertama di Indonesia, Bandara Banyuwangi Akan Gunakan Teknologi Pengenal Wajah

Executive Vice President Divisi Sekretariat dan Komunikasi Perusahaan BCA Hera F. Haryn menyabutkan, meskipun ekonomi saat ini tumbuh moderat dan Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan, animo masyarakat dalam konsumsi masih tinggi.

"Kami melihat dan menangkap sinyal daya beli masih asa karena masyarakat masih ada ke sini untuk berbelanja baik F&B, travel, rumah, retail dan sebagainya," kata dia,

Hera menyebut, Indonesia yang 56 persen pertumbuhan ekonominya dari konsumsi rumah tangga, masih cukup positif. Pasahal sebelumnya sempat dikhawatirkan daya beli akan melambat karena disrupsi yang terjadi saat ini.

Hingga Minggu pukul 13.00 WIB, nilai transaksi untuk KKB sudah sampai Rp 1,1 triliun sampai sementara transaksi KPR sudah mencapai Rp 3,5 triliun.

Baca juga: Sederet Perusahaan Besar RI yang Lakukan PHK Massal

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X