Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mundur Berkali-kali, Menhub Toleransi Truk ODOL hingga 2023

Kompas.com - 24/02/2020, 12:43 WIB
Fika Nurul Ulya,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memundurkan lagi target Indonesia bebas angkutan niaga kelebihan dimensi dan muatan atau over dimension and over load (ODOL) hingga 1 Januari 2023.

Dia menyebut target pemberantasan atau Zero ODOL ini mundur karena banyak munculnya ketidakpastian ekonomi global beberapa waktu belakangan.

"Ya kami memang cari solusi oleh karenanya kita berikan toleransi sampai 2023," kata Budi Karya Sumadi di Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (24/2/2020).

Baca juga: Februari, Pemerintah Larang Truk ODOL Menyeberang dari Merak

Kendati target meleset, Budi memastikan jalan tol dari Tanjung Priok-Jakarta-Cikampek-Bandung akan bebas truk ODOL semua jenis mulai saat ini. Meski dia tak merinci secara pasti kapan peraturan tersebut bakal berlaku.

"Jadi Priok-Jakarta-Cikampek-Bandung, mulai tidak berlaku atau ODOL tidak boleh beroperasi di situ mulai sekarang. Sekarangnya ditetapkan besok atau lusa atau seminggu lagi, itu teknis," ungkap Budi.

Nantinya kata Budi, Pemberantasan Zero ODOL bakal diberlakukan secara bertahap hingga tahun 2023.

"Semuanya (secara) bertahap. Kita tetap ingin para operator pengangkutan mulai tidak membeli mobil baru dengan kualifikasi ODOL," sebutnya.

Baca juga: Menhub: Truk ODOL Jangan Coba-coba Lewat Tol...

Sebagai informasi, sebelumnya kementerian Perhubungan menargetkan Zero ODOL pada 2021.

Persiapannya sendiri sudah direalisasikan sejak 2019 dengan dikeluarkannya Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 21 Tahun 2019 tentang Pengawasan terhadap Mobil Barang atas Pelanggaran Muatan Lebih (Over Loading) atau Pelanggaran Ukuran Lebih (Over Dimension). 

Namun, program tersebut sedikit terganjal karena adanya permintaan dari Menteri Perindustrian (Menperin) Agung Gumiwang untuk menunda Zero ODOL hingga 2022.

Singkat cerita, akhirnya terjadi kesepakatan untuk menunda hingga 2022 dengan pengecualian bagi lima industri pengangkut komoditas.

Namun rupanya, target pemberantasan ODOL kembali mundur hingga awal 2023.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tahun 2024, BKN Tak Melakukan Pendataan Ulang Tenaga non-ASN

Tahun 2024, BKN Tak Melakukan Pendataan Ulang Tenaga non-ASN

Whats New
Judi Online dan Alternatif Peningkatan Kesejahteraan Modal Minimal

Judi Online dan Alternatif Peningkatan Kesejahteraan Modal Minimal

Whats New
Erick Thohir 'Warning' Direksi BUMN, Ini Sebabnya

Erick Thohir "Warning" Direksi BUMN, Ini Sebabnya

Whats New
Angan-angan Swasembada Daging Sapi

Angan-angan Swasembada Daging Sapi

Whats New
[POPULER MONEY] Kementerian PUPR Buka 26.319 Formasi CPNS dan PPPK | Akar Masalah BUMN Indofarma Belum Bayar Gaji Karyawan

[POPULER MONEY] Kementerian PUPR Buka 26.319 Formasi CPNS dan PPPK | Akar Masalah BUMN Indofarma Belum Bayar Gaji Karyawan

Whats New
Naik 3,1 Persen, Laba Bersih Telkom Kuartal I 2024 Capai Rp 6,3 Triliun

Naik 3,1 Persen, Laba Bersih Telkom Kuartal I 2024 Capai Rp 6,3 Triliun

Whats New
Bakal Pindah ke IKN, Erick Thohir Tawarkan Investor Kelola Aset BUMN di Jakarta

Bakal Pindah ke IKN, Erick Thohir Tawarkan Investor Kelola Aset BUMN di Jakarta

Whats New
Asosiasi: Usaha Angkutan Penyeberangan Bisa Terpengaruh Kenaikan Dollar AS

Asosiasi: Usaha Angkutan Penyeberangan Bisa Terpengaruh Kenaikan Dollar AS

Whats New
BSI Bidik Target Bisnis Emas Tumbuh 30 Persen pada 2024

BSI Bidik Target Bisnis Emas Tumbuh 30 Persen pada 2024

Whats New
Perusahaan Asal Singapura Jadi Investor Pertama KIT Batang Tahun Ini

Perusahaan Asal Singapura Jadi Investor Pertama KIT Batang Tahun Ini

Whats New
Ada Gejolak Global, Erick Thohir Telepon Direksi BUMN, Minta Susun Strategi

Ada Gejolak Global, Erick Thohir Telepon Direksi BUMN, Minta Susun Strategi

Whats New
Inflasi Medis Kerek Harga Premi Asuransi Kesehatan hingga 20 Persen

Inflasi Medis Kerek Harga Premi Asuransi Kesehatan hingga 20 Persen

Whats New
Pemerintah Perlu Tinjau Ulang Anggaran Belanja di Tengah Konflik Iran-Israel

Pemerintah Perlu Tinjau Ulang Anggaran Belanja di Tengah Konflik Iran-Israel

Whats New
Ekspor Batik Aromaterapi Tingkatkan Kesejahteraan Perajin Perempuan Madura

Ekspor Batik Aromaterapi Tingkatkan Kesejahteraan Perajin Perempuan Madura

Whats New
Hadiri Halalbihalal Kementan, Mentan Amran: Kami Cinta Pertanian Indonesia

Hadiri Halalbihalal Kementan, Mentan Amran: Kami Cinta Pertanian Indonesia

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com