Kompas.com - 26/02/2020, 19:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) tengah melakukan normalisasi arus listrik pasca terjadinya banjir di Jakarta.

Manager Komunikasi PLN UID Jakarta Raya Dita Artsana mengatakan, dari total 1.157 gardu yang dinonaktifkan PLN pada Selasa (25/2/2020), 1.154 diantaranya sudah kembali beroperasi secara normal.

"Per jam 16.00 WIB, tinggal 3 gardu (masih) padam," kata dia kepada Kompas.com, Rabu (26/2/2020).

Baca juga: PLN Inspeksi Gardu Tergenang Banjir

Dengan belum beroperasinya 3 gardu tersebut, Dita menyebutkan setidaknya masih ada 6 wilayah yang belum dapat mengakses listrik PLN.

Adapun wilayah-wilayah yang masih dilakukan pemadaman adalah, Bintara Regency, Universitas Jayabaya, Jalan Cempaka Putih Raya, Gedung DPU, dan Jalan Perintis Kemerdekaan, Kampung Ceger Tarumajaya.

Sebagai informasi, dalam proses normalisasi pembangkit listrik, ada 5 prosedur yang perlu dilakukan.

Pertama, inspeksi wilayah, pembersihan, pengeringan, pengecekan gardu distribusi, hingga persetujuan penyalaan.

Untuk dapat mengetahui wilayah mana saja yang masih dilakukan pemadaman listrik, Anda dapat mengakses website pelita.plnjaya.co.id.

Baca juga: Hingga Selasa Sore, PLN Masih Padamkan 1.564 Gardu Listrik Akibat Banjir

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.