Erick Thohir Minta Swasta Bantu Pemerintah Tanggulangi Virus Corona

Kompas.com - 04/03/2020, 18:09 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir memberikan keterangan pers di Hotel Pasific Place, Jakarta, Kamis (20/2/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenteri BUMN Erick Thohir memberikan keterangan pers di Hotel Pasific Place, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengimbau pihak swasta ikut membantu pemerintah dalam menanggulangi penyebaran virus corona.

Salah satu caranya dengan membagi-bagikan masker bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Saya harapkan juga jangan BUMN terus, kita ini harus bersatu, saya juga minta teman-teman swasta juga mulai turun, teman-teman swasta juga turun bantu rakyat,” ujar Erick di Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Baca juga: Erick Thohir Sindir Mafia Beras: Jangan Saat Rakyat Butuh Harganya Dimahalkan

Erick mengaku sejauh ini perusahaan-perusahaan BUMN sudah mencoba membantu masyarakat agar tak terkena virus corona.

Salah satunya dengan membagi-bagikan masker, menyediakan hand sanitazer di tempat pelayanan publik.

Atas dasar itu, dia mengajak pihak swasta melakukan hal serupa demi kebaikan bangsa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kan walaupun bagaimana yang namanya pebisnis swasta juga kan dapat uangnya dari rakyat, jangan juga pada kesempatan ini hanya memikirkan keuntungan, pada hari ini buktikan kita bersatu turun ke bawah,” kata Erick.

Baca juga: Erick Thohir Mau Pesan Bahan Baku Masker dari Eropa

Sebelumnya, Erick meminta PT Kimia Farma (Persero) Tbk menjual harga masker dan hand sanitizer dengan harga normal.

Mantan pemilik klub sepak bola Inter Milan itu tak ingin perusahaan BUMN memanfaatkan peluang di tengah mewabahnya virus corona di Indonesia.

“Harga (masker) kita pastikan tidak ada (kenaikan) harga. Maaf (misalnya ketika masyarakat susah, Kimia Farma menaikkan harga. Itu fungsinya BUMN hadir untuk rakyat,” ujar Erick saat meninjau salah satu Apotek Kimia Farma di Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Erick pun memastikan stok masker dan hand sanitizer di apotek-apotek milik Kimia Farma aman.

Baca juga: Beli Masker di Kimia Farma Hanya Boleh Dua Lembar per Orang

Saat ini, Kimia Farma masih memliki stok 215.000 masker yang tersebar di 1.300 apotek miliknya.

“Di Kimia Farma dengan outlet 1.300, kita memsastian (masker) tersedia dan hadir buat masyarakat dan harganya tidak di-mark up,” kata Erick.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.