Tutup Keran Ekspor, BUMN Ini Siap Produksi 1 Juta Masker dalam Waktu Seminggu

Kompas.com - 06/03/2020, 14:37 WIB
Alat penutup mulut dan hidung atau masker menjadi komoditi yang paling banyak diburu oleh masyarakat setelah ada dua WNI asal Depok, Jawa Barat, dinyatakan positif terjangkit virus corona. KOMPAS.COM/GHINAN SALMANAlat penutup mulut dan hidung atau masker menjadi komoditi yang paling banyak diburu oleh masyarakat setelah ada dua WNI asal Depok, Jawa Barat, dinyatakan positif terjangkit virus corona.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) akan memproduksi satu juta masker dalam waktu dekat ini. Produksi masker ini akan dikebut pengerjaannya mengingat kebutuhan masker di dalam negeri.

“Target saya minimal bulan ini saya bisa produksi satu juta, kalau barang masuk, cepat produksi seminggu selesai, saya kejar terus tiap hari,” ujar Direktur Utama PT RNI Eko Taufik Wibowo di Kementerian BUMN, Jumat (6/3/2020).

Namun, pembuatan masker tersebur baru bisa dilakukan setelah BUMN ini mendapat pasokan bahan baku masker dari distributornya. Saat ini, distributor RNI dari China tak bisa lagi memasok bahan baku masker.

Baca juga: Merchant Jual Masker dengan Harga Tak Wajar, Ini Tindakan Tokopedia

Atas dasar itu, RNI tengah berusaha mendapatkan distributor bahan baku masker dari Eropa.

“Kita baru ke detect (bahan baku masker) ada di Perancis, tapi sampai sekarang belum kasih, mungkin permintaan juga banyak negara lain, atau dia protect produksi dia,” kata Eko.

Eko pun mengaku telah menutup keran ekspor masker saat ini. Sebab, di dalam negeri sendiri kebutuhannya tengah meningkat.

“Saya setop enggak boleh lagi ekspor, kecuali CSR terakhir, kalau enggak salah (ekspor ke) Hongkong, (dari) BNI (untuk) TKI kita di sana,” ucap dia.

Baca juga: Ada Penjual Masker yang Beri Harga Tidak Wajar, Ini Langkah Bukalapak



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X