Bandara Gorontalo Dipersiapkan Layani Penerbangan Haji

Kompas.com - 17/03/2020, 20:52 WIB
Gedung terminal Bandara Djalaluddin Gorontalo. DOK KEMENTERIAN PERHUBUNGANGedung terminal Bandara Djalaluddin Gorontalo.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bandara Djalaluddin, Gorontalo dipersiapkan untuk melayani penerbangan haji.

Kepala Unit Pelayanan Bandar Udara (UPBU) Kelas I Djalaluddin Gorontalo Ben Adi Surya menyatakan, pihaknya tengah melakukan sejumlah persiapan.

Diharapkan bandara tersebut dapat melayani penerbangan haji pada tahun 2023 dan 2024.

Baca juga: Bandara Kertajati Akan Layani Penerbangan Haji 2020

"Kami akan seoptimal mungkin mendukung rencana Pemprov Gorontalo tersebut. Saat ini kami tengah melakukan review masterplan Bandara Djalaludduin, jika sudah fix nanti kami akan mengajukan perizinan ke Kementerian Perhubungan dan Kementerian Agama," kata Ben dalam keterangannya, Selasa (17/3/2020).

Menurut Ben, untuk menjadi embarkasi haji, Bandara Jalaluddin harus ditingkatnya statusnya menjadi bandara internasional.

Adapun langkah awal yang dilakukan adalah memperpanjang landasan dari 2500 x 45 m menjadi 2800 x 45 m.

"Jika dilihat secara infrastruktur bandara ini sudah siap dan bagus. Hal ini dapat dilihat dari terminal juga sudah cukup bahkan dalam kategori layak dengan kapasitas 3.000 orang," tutur Ben.

Baca juga: Garuda Indonesia Beberkan Penyebab Mahalnya Penerbangan Haji

"Jika nanti diresmikan penerbangan internasional maka akan dibangun terminal baru, yang khusus untuk melayani penumpang internasional yang berada disamping terminal yang saat ini beroperasi," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Otoritas Bandara Wilayah VIII Manado, Marulitua Edison Saragih mengatakan, potensi Bandara Djalaluddin sangat bagus.

Saat ini Otoritas Bandara yang menaungi Bandar Udara Djalaluddin mengharapkan pihak maskapai dapat menambah rute-rutenya ke Gorontalo agar dapat mendorong sektor pariwisata dan kargo sehingga perekonomian dapat bergerak di daerah tersebut.

"Tercatat tahun 2019, jumlah penumpang di Bandara Djalaluddin sebanyak 480.000 orang per tahun, walaupun di awal tahun ini terjadi penurunan jumlah penumpang akibat low season diharapkan pada musim liburan mendatang akan makin banyak lagi masyarakat yang berkunjung ke Gorontalo sehingga mendongrak secara keseluruhan jumlah penumpang di Bandara Djaluddin," sebut Edison.

Baca juga: Pertamina Siapkan 21.861 Kiloliter Avtur untuk Penerbangan Haji

Bandara Djalaluddin dibangun pada tahun 2014. Saat ini bandara tersebut melayani penerbangan dari dan ke Jakarta, Makassar, dan Manado.

Dalam satu hari, lalu lintas penerbangan mencapai 14 penerbangan. Adapun jumlah penumpang dalam sehari mencapai 1.200 orang.

Gedung terminal bandara tercatat seluas 11.865 meter persegi dan mampu menampung 2.500 orang.

Terminal ini juga dilengkapi dengan dua buah garbarata.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X