Kompas.com - 30/03/2020, 07:09 WIB
Suasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). IHSG dibuka pada 6.381,18 naik 22,56 poin dibandingkan penutupan perdagangan Jumat lalu. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). IHSG dibuka pada 6.381,18 naik 22,56 poin dibandingkan penutupan perdagangan Jumat lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (30/3/2020) akan terkoreksi turun seiring merahnya bursa saham AS dan Eropa.

IHSG sendiri pada akhir pekan lalu dua hari berturut-turut menghijau.

“Di awal pekan kami perkirakan IHSG akan terkoreksi terlebih dahulu setelah mengalami kenaikan banyak di perdagangan Kamis dan Jumat (pekan lalu). IHSG berpeluang konsolidasi melemah di dengan support 4.100 sampai 3.911 dan resistance di level 4.697 sampai 4.937,” katanya.

Baca juga: Kasus Corona di AS Terus Melonjak, Wall Street Kembali Jatuh

Sebagai informasi, pada penutupan perdagangan pasar saham AS Jumat (27/3/2020) lalu, Indeks Dow Jones Industrial Average turun 3,8 persen. Sementara S&P 500 turun 3,37 persen dan Nasdaq juga turun 3,79 persen.

Sementara di Eropa indeks FTSE jeblok 5,2 persen dan Xetra Dax terkoreksi 3,68 persen.

Hans juga mengatakan, awal pekan ini ini pelaku pasar harus rasional karena pasar mungkin akan fluktuasi cukup tinggi akibat wabah virus corona (Covid-19) yang menunjukan peningkatan tinggi di beberapa negara.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di sisi lain, ia menilai metode mengantisipasi penyebaran Covid-19 dengan melakukan lockdown memukul perekonomian. Hal ini juga membuat investor melakukan antisipasi pasar yang berdampak pada penurunan harga saham.

“Tetapi banyak saham yang punya valuasi menarik, karena itu ketika terjadi koreksi di pasar dapat kembali dilakukan akumulasi beli,” jelasnya.

Pekan lalu, IHSG dua hari bertut-turut ditutup naik yakni pada hari kamis yang ditutup naik 10,19 persen dan pada hari jumat ditutup naik 4,7 persen.

Baca juga: Akhir Pekan, IHSG Ditutup di Zona Hijau




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X