Mitigasi Dampak Corona, Fintech Modalku Siapkan 3 Langkah

Kompas.com - 31/03/2020, 14:00 WIB
CEO Modalku Reynold Wijaya (kiri) dan COO Modalku Iwan Kurniawan (kanan). Dok. ModalkuCEO Modalku Reynold Wijaya (kiri) dan COO Modalku Iwan Kurniawan (kanan).

JAKARTA, KOMPAS.com - Fintech Modalku melakukan mitigasi risiko untuk antisipasi dampak wabah virus corona (COVID-19).

Co-Founder & CEO Modalku Reynold Wijaya mengungkapkan, ada tiga langkah untuk memantau dan mengelola risiko pada portofolio dalam beberapa waktu ke depan.

“Kami telah memantau perkembangan virus COVID-19 sejak Januari 2020. Dinamika perekonomian yang sedang terjadi mempengaruhi kondisi bisnis para UMKM di sektor tertentu yang menjadi peminjam di Modalku," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jakarta, Selasa (31/3/2020).

Baca juga: Petinggi Grab Sumbang 20 Persen Gaji untuk Para Mitra

"Strategi pertumbuhan kami saat ini fokus kepada UMKM beserta jaringannya dan berdiskusi untuk menemukan solusi yang terbaik dalam mendukung kelangsungan perkembangan bisnis UMKM di Indonesia," sambungnya.

Adapun ketiga langkah memitigasi risiko akibat wabah corona yang dijalankan Modalku yakni pertama melakukan proses seleksi yang lebih menyeluruh terhadap calon peminjam maupun UMKM yang sudah menjadi peminjam di Modalku.

Modalku akan memberikan perhatian lebih kepada industri seperti food & beverage, travel, perdagangan lintas negara dan industri jasa yang bergantung pada tenaga kerja dari negara- negara yang terkena dampak corona di Asia Tenggara.

Kedua, Modalku akan menyesuaikan batas jumlah (limit) serta jangka waktu pinjaman (tenor). Hal ini akan disesuaikan dengan jenis pinjaman dan profil bisnis masing- masing UMKM.

Baca juga: Ada Virus Corona, Seberapa Banyak Dana Darurat yang Harus Dimiliki?

Ketiga, Modalku akan memaksimalkan kolaborasi dengan platform e-commerce. Transaksi e-commerce dinilai bisa berkembang kondisi pentingnya physical distancing saat ini.

Reynold mengatakan, Modalku akan berkoordinasi dengan OJK sebagai regulator & AFPI sebagai asosiasi sehingga langkah- langkah yang kami ambil sesuai dengan regulasi dari OJK

“Secara berkala, kami akan terus mengelola langkah- langkah tersebut dengan hati – hati dan mengembangkan kemampuan manajemen risiko sesuai dengan situasi ekonomi global saat ini," kata dia.

Saat ini, Modalku juga beroperasi di Singapura dan Malaysia dengan nama Funding Societies. Hingga bulan Maret 2020, Grup Modalku telah berhasil menyalurkan pinjaman usaha lebih dari Rp 13 triliun.

Baca juga: Mulai Sekarang, Sebagian Debt Collector Libur Dulu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Spend Smart
Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Spend Smart
Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Whats New
Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Whats New
Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Whats New
Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Whats New
Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Whats New
UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

Smartpreneur
KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

Rilis
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

Whats New
Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Whats New
Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Whats New
Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Rilis
Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Whats New
Indonesia Siap Sampaikan Komitmen Jadi Pusat Produksi Vaksin Global di Pertemuan G20

Indonesia Siap Sampaikan Komitmen Jadi Pusat Produksi Vaksin Global di Pertemuan G20

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.