BAZNAS Salurkan Infak Biaya Asuransi untuk 17.000 Relawan Gugus Tugas Covid-19

Kompas.com - 08/04/2020, 21:18 WIB
Tenaga medis memasuki tempat pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2020). RSUD Pasar Minggu ditetapkan menjadi salah satu rumah sakit rujukan di Jakarta yang bisa melayani pasien dengan gejala terinfeksi, diduga terinfeksi, ataupun terinfeksi Covid-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGTenaga medis memasuki tempat pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2020). RSUD Pasar Minggu ditetapkan menjadi salah satu rumah sakit rujukan di Jakarta yang bisa melayani pasien dengan gejala terinfeksi, diduga terinfeksi, ataupun terinfeksi Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan bantuan biaya premi asuransi jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian BPJamsostek.

Bantuan ini untuk 17.000 relawan Gugus Tugas Covid-19. Para relawan tersebut terdiri dari relawan medis dan relawan non medis.

Kepala Divisi Pendistribusian BAZNAS Ahmad Fikri mengatakan, profesi relawan dalam percepatan penanggulangan Covid-19 tidak mudah dan cukup berisiko.

Baca juga: Cegah Corona, Baznas Semprot Disinfektan di Stasiun Tanah Abang

Untuk itu dibutuhkan perlindungan terkait dengan tugas para relawan yang dengan sukarela berjuang untuk masyarakat menghadapi pandemi ini.

“Bantuan biaya premi asuransi ini adalah bentuk dukungan BAZNAS untuk Relawan Gugus Tugas Covid-19. Mereka yang terdaftar akan otomatis untuk mendapatkan asuransi ini," kata Fikri dalam keterangannya, Rabu (8/4/2020).

"Dengan perlindungan asuransi, diharapkan para relawan tidak akan terbebani dalam menjalankan tugasnya sebagai bagian dari ujung tombak penanganan Covid-19,” jelas Fikri.

Sementara itu, Direktur Utama BAZNAS M Arifin Purwakananta mengatakan program ini bagian dari kontribusi BAZNAS dalam melindungi para relawan yang terdata dan bertugas selama penanganan krisis Covid-19.

"Terdapat dua program bantuan yang diberikan BAZNAS, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Semoga ini dapat maksimal melindungi para relawan," ujar Arifin.

Baca juga: Erick Thohir Buka Lowongan Relawan untuk Perangi Corona, Minat?

Ia mengatakan, BAZNAS akan terus berkoordinasi dengan tim Gugus Tugas dalam upaya membantu pemerintah dalam percepatan penanggulangan Covid-19. BAZNAS, imbuhnya, juga siap bersinergi dengan para relawan dalam menjalankan aksi pencegahan penyebaran Covid-19.

Sementara itu, Koordinator Relawan Gugus Tugas Andre Rahadian menyampaikan apresiasinya atas bantuan asuransi yang diberikan oleh BAZNAS.

“Para relawan juga akan dilindungi oleh asuransi melalui BPJamsostek dimana preminya merupakan bantuan dari BAZNAS yang menyalurkan infak dari masyarakat Indonesia. Kami sangat terbantu BAZNAS dapat memfasilitasi kebutuhan asuransi yang sangat penting untuk relawan,” tutur Andrem

Bantuan infak biaya asuransi ini merupakan hasil dari penggalangan dana yang dilakukan oleh BAZNAS bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) yang telah terjalin sebelumnya, dalam upaya membantu perlindungan bagi para pekerja rentan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Tujuan dari Koperasi?

Apa Tujuan dari Koperasi?

Whats New
Lampaui Target, Pertamina Geothermal Energy Produksi 4.618 GWh Listrik

Lampaui Target, Pertamina Geothermal Energy Produksi 4.618 GWh Listrik

Whats New
Simak Hal-hal yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Mulai Investasi Kripto

Simak Hal-hal yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Mulai Investasi Kripto

Earn Smart
Hari Ketiga Larangan Mudik, Kemenhub: Ada 14.751 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik

Hari Ketiga Larangan Mudik, Kemenhub: Ada 14.751 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik

Whats New
51 Persen Saham Freeport di MIND ID Bakal Dijual Melalui IPO?

51 Persen Saham Freeport di MIND ID Bakal Dijual Melalui IPO?

Whats New
[POPULER MONEY] THR PNS, Janji Sri Mulyani dan Tudingan Tak Bersyukur | Harga Dogecoin Anjlok 30 Persen

[POPULER MONEY] THR PNS, Janji Sri Mulyani dan Tudingan Tak Bersyukur | Harga Dogecoin Anjlok 30 Persen

Whats New
Larangan Mudik, Menhub: Transportasi Penumpang Turun Signifikan, Angkutan Barang Stabil

Larangan Mudik, Menhub: Transportasi Penumpang Turun Signifikan, Angkutan Barang Stabil

Whats New
Bayar Zakat Fitrah Secara Online, Ini 3 Platform yang Bisa Digunakan

Bayar Zakat Fitrah Secara Online, Ini 3 Platform yang Bisa Digunakan

Whats New
Mudik Dilarang, Sehari 14.751 Orang Bepergian Naik Pesawat Hingga Bus

Mudik Dilarang, Sehari 14.751 Orang Bepergian Naik Pesawat Hingga Bus

Whats New
Sekjen Kemnaker: Segera Laporkan Pelanggaran THR ke Posko Terdekat

Sekjen Kemnaker: Segera Laporkan Pelanggaran THR ke Posko Terdekat

Whats New
Mudik Dilarang, Trafik Truk dari Jawa ke Sumatera Naik 24 Persen

Mudik Dilarang, Trafik Truk dari Jawa ke Sumatera Naik 24 Persen

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Tip Sederhana Taklukan Beasiswa S2 LPDP | Kuliah di Luar Negeri, Manfaatnya Apa Sih?

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Tip Sederhana Taklukan Beasiswa S2 LPDP | Kuliah di Luar Negeri, Manfaatnya Apa Sih?

Rilis
Bukan Bipang, Erick Thohir Promosikan Nasi Goreng Babat Pak Sumarsono

Bukan Bipang, Erick Thohir Promosikan Nasi Goreng Babat Pak Sumarsono

Whats New
Nunggak Cicilan, Bolehkah Kendaraan Ditarik Paksa Debt Collector?

Nunggak Cicilan, Bolehkah Kendaraan Ditarik Paksa Debt Collector?

Whats New
Mau Beli Dogecoin? Pertimbangkan 3 Hal Ini

Mau Beli Dogecoin? Pertimbangkan 3 Hal Ini

Earn Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X