Betapa Cintanya Para Petani Bawang Putih AS Terhadap Donald Trump

Kompas.com - 14/04/2020, 10:51 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump hadir dalam konferensi pers harian mengenai kebijakan pemerintah menangani virus corona di Gedung Putih, Washington, pada 3 April 2020. REUTERS/TOM BRENNERPresiden Amerika Serikat Donald Trump hadir dalam konferensi pers harian mengenai kebijakan pemerintah menangani virus corona di Gedung Putih, Washington, pada 3 April 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi para petani bawang putih di daerah-daerah pedalaman Amerika Serikat (AS), Donald Trump adalah pahlawan yang memiliki jasa sangat besar. Di bawah rezim Trump, petani bawang putih bisa menikmati untung besar setiap kali musim panen.

Dilansir dari BBC, Senin (14/4/2020), petani bawang putih selama beberapa tahun belakangan ini sangat gembira, karena tak ada lagi bawang putih impor asal China yang harganya sangat murah sejak 25 tahun lalu. Kondisi yang membuat produk mereka susah payah bersaing di negara sendiri.

Dalam rentetan kebijakan perang dagang dengan China, Trump memberlakukan tarif tinggi pada bawang putih impor yang membuat harganya melambung. Kondisi ini membuat permintaan bawang putih lokal melonjak tinggi.

"Tidak benar bahwa tidak ada pemenang dalam perang dagang. Ketika Trump memberlakukan tarif, pada saat itulah harga bawang putih benar-benar sangat kompetitif," kata Ken Christopher, Wakil Presiden Christopher Ranch, salah satu produsen bawang putih besar di AS.

Baca juga: Trump Telepon Putin, Harga Minyak Mentah Naik

Petani bawang putih sebenarnya sudah lama mengeluh bawang putih mereka yang sulit laku sejak tahun 1990-an, akibat membanjirnya bawang impor asal China yang harganya jauh lebih murah.

China dianggap telah melakukan praktik dumping, dengan menjual bawang putih di AS di bawah biaya produksinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemerintah AS sebenarnya pernah melakukan penyelidikan di tahun 1994, dan mendapati kalau harga bawang putih asal Negeri Tirai Bambu itu, menurut temuan mereka, memang dijual dengan harga yang tak wajar.

Saat itu, beberapa perusahaan eksportir bawang putih China dinyatakan bersalah dan dikenai bea masuk 377 persen. Namun, perusahaan China yang masuk daftar itu tak kehilangan akal, mereka mendirikan perusahaan eksportir baru lewat perusahaan cangkang untuk mengelabuhi aturan tarif.

Baca juga: Bebaskan Pajak Karyawan, Trump Segera Kucurkan Rp 7.500 Triliun

Trump sendiri dinilai cukup kejam terhadap perusahaan-perusahaan China. Di periode awal, pemerintahannya langsung memberlakukan tarif masuk 10 persen pada September 2018. Lalu dinaikkan lagi menjadi 25 persen pada Mei tahun ini.

Di Negeri Paman Sam, Christopher Ranch jadi produsen bawang putih besar yang masih bisa bertahan setelah puluhan tahun tertekan dengan banjir impor bawang dari China.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

Rilis
Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Whats New
Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Rilis
Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Whats New
Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Whats New
RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

Whats New
Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Whats New
Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Whats New
Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Whats New
Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Whats New
Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Whats New
Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Whats New
Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Whats New
Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Whats New
Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X