Penutupan Sesi Pertama, IHSG dan Rupiah Melemah

Kompas.com - 16/04/2020, 12:07 WIB
Ilustrasi IHSG KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi IHSG
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada penutupan perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI) siang ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah, demikian juga dengan rupiah yang turun tajam.

Kurs referensi di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), Kamis (16/4/2020) juga melemah menjadi Rp 15.787 per dollar AS dibandingkan sebelumnya, yakni Rp 15.707 per dollar AS.

Berdasarkan data Bloomberg posisi rupiah pukul 11.32 WIB terkoreksi cukup dalam yakni 155 poin (1 persen) pada level Rp 15.730 per dollar AS dibandingkan penutupan sebelumnya Rp 15.575 per dollar AS.

Baca juga: PT Timah Revisi Laporan Keuangan, Ada Apa?

Sementara itu dari data RTI, pada pukul 11.30 WIB, IHSG berada pada level 4.480,86 atau turun 3,14 persen (145,04 poin) dibanding penutupan sebelumnya 4.625,9.

Sebanyak 105 saham melaju di zona hijau dan 272 saham merah. Sedangkan 116 saham lainnya stagnan.

Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 3,38 triliun dengan volume 4,16 miliar saham. IHSG sempat menyentuh titik tertinggi pada level 4.625,9 dan titik terendah pada level 4.480,86.

Beberapa saham Asia juga terperosok di zona merah, seperti Nikkei yang turun 1,34 persen, Hang Seng Hong Kong melorot 0,79 persen, Strait Times juga terkoreksi 0,03 persen demikian juga Indeks Komposit Shanghai yang juga merosot 0,17 persen.

Baca juga: Melemah, Berikut Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Hingga siang ini seluruh sektor unggulan perbankan, consumer, konstruksi, properti dan resources kompak di zona merah.

Beberapa saham yang masuk dalam top gainers antara lain, Matahari Departement Store (LPPF) yang neik 11,4 persen dengan nilai per lembar saham Rp 1.510. Saham Erajaya (ERAA) juga naik 4,42 persen dengan nilai per saham Rp 1.180.

Sementara itu, saham Matahari Putra Prima (MPPA) juga mampu bertahan dengan kenaikan 4,24 persen dengan harga Rp 123 per saham.

Adapun top losers antara lain, saham Charoen Pokphand (CPIN) yang turun 6,74 persen dengan nilai per saham Rp 4.150, Adaro Energy (ADRO) dengan penurunan 6,22 persen dan nilai per saham Rp 980. Harga saham PT PP (Persero) (PTPP) juga turun 6,08 persen menjadi Rp 695 per saham.

Baca juga: Harga Emas Antam Turun Rp 4.000



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X