Pandemi Corona, Pelaku UMKM Bisa Ikut Pelatihan Online

Kompas.com - 21/04/2020, 16:32 WIB
Direktur Utama Smesco, Leonard Theosabrata saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemenkop UKM, Jakarta, Jumat (13/3/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIDirektur Utama Smesco, Leonard Theosabrata saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemenkop UKM, Jakarta, Jumat (13/3/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM) atau Smesco Indonesia, membuka program dukungan daring bagi pelaku koperasi dan UKM yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19) yang dikemas dalam Sparc Campus.

Direktur Utama Smesco Indonesia Leonard Theosabrata mengatakan, program ini telah berjalan selama dua minggu, dimulai sejak awal April yang berdurasi masing-masing lima kali dalam sepekan.

"Kami percaya tempat ini mampu mengajak UKM Indonesia ke kualitas yang lebih baik di masa depan. Jadi tugasnya adalah mendampingi yang sekarang, sekaligus menginkubasi future UKM untuk masa depan," ujarnya dalam video conference, Jakarta, Selasa (21/4/2020).

Baca juga: Meski Mudik Dilarang, Luhut Tegaskan Tak Tutup Akses Jalan Tol

Leonard menambahkan, melalui program ini para pelaku UMKM mendapat materi pelatihan dari para tenaga ahli di bidangnya misalnya Sadikin Gani yang membidangi Fashion, Eka Prawira di bidang Online Marketing atau e-commerce.

Ada jugaAgung Darmawan di bidang Legalitas atau Perizinan, Avianti Armand di bidang Kriya, Janice Widjaja di bidang Business Development, Illona Gunawan di bidang Pajak dan Pembiayaan, dan Ade Putri Paramadita di bidang Kuliner.

Program Dukungan yang sudah berjalan secara online ini dilakukan melalui aplikasi zoom dan media sosial Smesco Indonesia yakni kanal YouTube, Facebook dan website.

Baca juga: Iuran BPJS Kesehatan Batal Naik

"Kami mendapat respon positif dari para pelaku KUKM dan total peserta yang ikut dalam program Sparc Campus sementara ini adalah sebanyak 432 UMKM," sebutnya.

Leonard juga mengatakan melalui program ini diharapkan dapat meminimalisir dampak ekonomi bagi para pelaku KUKM, meningkatkan kapasitas SDM, dan membantu para pelaku UKM dalam meningkatkan daya saing produk, yang pada akhirnya dapat mengembangkan bisnis pelaku KUKM hingga mampu menembus pasar global.

Baca juga: Larangan Mudik Berlaku mulai 24 April 2020



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X