Sembuh dari Covid-19, Budi Karya Mengaku Sempat Tidak Sadarkan Diri 14 Hari

Kompas.com - 28/04/2020, 06:05 WIB
Menhub Budi Karya sumadi melakukan pengecekan kesiapan di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Minggu (1/3/2020). Menhub memastikan segala kesiapan terkait pemulangan kru kapal pesiar Diamond Princess yang akan diobservasi di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, Jakarta. ANTARA FOTO/DEDHEZ ANGGARAMenhub Budi Karya sumadi melakukan pengecekan kesiapan di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Minggu (1/3/2020). Menhub memastikan segala kesiapan terkait pemulangan kru kapal pesiar Diamond Princess yang akan diobservasi di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dipastikan sudah terbebas dari Covid-19 setelah dua tes polymerase chain reaction (PCR) menunjukan hasil negatif.

Dalam konferensi pers perdananya setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19, Budi bercerita, sebelum dinyatakan positif Covid-19 semula ia mengira hanya sakit tifus.

"Jadi saya enggak tahu kalau kena Covid, karena dari data laboratorium menunujukan tifoid," kata Budi dalam konferensi pers virtual, Senin (27/4/2020).

Baca juga: Masih Diisolasi, Menhub: Saya Sudah Kangen Sekali

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa BKS itu mengatakan selama dirawat di RSPAD Gatot Subroto, ia sempat tidak sadarkan diri selama 14 hari.

"Enggak sadarnya 14 hari," ujarnya.

Namun, setelah sadar, Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II itu mengaku kondisi kesehatannya berangsur membaik.

"4 hari setelah sadar saya pulang," katanya.

Menurut dia, kesembuhan yang ia dapat saat ini merupakan suatu mukjizat.

Baca juga: Budi Karya Sumadi: Kesembuhan Ini adalah Suatu Mukjizat bagi Saya

Oleh karenanya, ia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh tim dokter dan perawat di RSPAD Gatot Subroto.

Menurut Budi, tim dokter RSPAD sudah memberikan pelayanan yang mumpuni selama dirawat di rumah sakit. Bahkan, pelayanan kesehatan yang diberikan juga berlanjut hingga Budi kembali ke rumah dinas.

"Kerja keras RSPAD perlu diapresiasi, saya beserta keluarga mengucapkan terima kasih. Kalau enggak ada RSPAD, kita enggak ketemu lagi," ucapnya.

Baca juga: Budi Karya: Pak Luhut Penyelamat Saya...



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X