KILAS

Dukung WFH, Telkom Optimalkan Modernisasi Jaringan ke Fiber Optic

Kompas.com - 04/05/2020, 18:41 WIB
Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin menandatangani prasasti digital peresmian Modern City Kediri dan Tulungagung melalui video conference di Jakarta, Rabu (29/04/2020). Dok. Humas TelkomDirektur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin menandatangani prasasti digital peresmian Modern City Kediri dan Tulungagung melalui video conference di Jakarta, Rabu (29/04/2020).


KOMPAS.com - Direktur Network dan Information technology (IT) Solution PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk ( Telkom), Zulhelfi Abidin mengatakan, Telkom tetap mengoptimalkan operational network melalui fiberisasi atau modernisasi jaringan ke fiber optic.

Upaya ini dilakukan untuk mendukung broadband experience pelanggan Telkom Group yang beraktivitas di rumah atau work from Home (WFH) selama pandemi Covid-19.

Pasalnya, sejak banyak perusahaan memberlakukan WFH terjadi kenaikan trafik layanan internet di Telkom sekitar 1,5 tera byte per second (Tbps).

“Pertumbuhan trafiknya sebesar 18 persen dengan komposisi trafik domestik dan global adalah 52 persen dan 48 persen,” ujar Zulhelfi, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Hal tersebut dikatakan Zulhefli saat bersama-sama Direktur Consumer Service Telkom, Siti Choiriana meresmikan Modern City Kediri dan Tulungagung melalui video conference di Jakarta, Rabu (29/4/2020).

Baca juga: Dukung Pemerintah Lawan Covid-19, Telkom Bagikan 10.000 Masker

Lebih lanjut, Zulhelfi mengatakan fiberisasi menjadi landasan penting dalam penyediaan layanan digital baik digital platform maupun services.

Untuk itu, ia mengatakan Telkom secara konsisten terus melakukan percepatan melalui digitalisasi khususnya di wilayah Ibu Kota Kabupaten.

Hingga saat ini, Telkom sendiri telah memodernisasi jaringan di 223 Modern Broadband City dan 591 T-Cloud serta melakukan shutdown di 1.234 Sentral Telepon Otomat (STO).

Jaringan fiber optic di Kediri dan Tulungagung 

Kota Kediri dan Tulungagung menjadi Modern City ke-25 dan ke-26 yang diresmikan di Telkom Regional. Kedua kota ini kini sudah mempunyai jaringan fiber optic 100 persen. 

“Dengan adanya modernisasi jaringan di Kota Kediri dan Tulungagung, berbagai aktivitas pemerintah di kedua kota ini dapat dilakukan serba digital,” kata Zulhelfi.

Lebih lanjut, Zulhelfi mengatakan, kehadiran Kediri dan Tulungagung Modern City merupakan komitmen Telkom untuk menyediakan infrastruktur digital yang berkualitas dan andal.

“Program modernisasi jaringan ini merupakan salah bentuk komitmen Telkom untuk meningkatkan kualitas layanan Information and Communication of Technology (ICT) bagi masyarakat serta mempercepat terwujudnya digitalisasi Indonesia,” kata Zulhelfi.

Baca juga: Tanggulangi Covid-19, Telkom Regional II Salurkan Donasi Rp 400 Juta ke 4 RS

Zulhelfi mengatakan, program ini diharapakan dapat mendukung pengembangan potensi ekonomi lokal, regional, dan nasional khususnya di tengah pandemi ini.

Hal senada juga disampaikan Direktur Consumer Service Telkom, Siti Choiriana. ia mengatakan, kehadiran Modern Broadband City dapat meningkatkan mobilitas maupun produktivitas Kota Kediri dan Tulungagung.

“Program ini dapat membantu program Pemerintah serta mendukung kegiatan masyarakat agar menjadi lebih baik, khususnya di masa pandemi Covid-19,” kata Siti.

Selain kota Kediri dan Tulungagung, kota lain yang juga diresmikan sebagai Modern City adalah Bogor dan Manado.

Baca juga: Ramai soal Pesan Bantuan Kuota Data 50 GB untuk Mahasiwa Telkom University, Ini Penjelasannya

Atas diresmikannya Tulungagung Modern Broadband City, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo melalui video testimoni mengucapkan terima kasih dan apresiasinya.

“Dengan adanya Modern Broadband City ini, pelayanan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung akan lebih baik untuk warga. Semoga ini dapat berjalan lancar dan dapat memajukan pelaksanaan pembangunan Kabupaten Tulungagung,” ungkap Maryoto Birowo.

Tidak sampai disitu saja, Telkom juga menyalurkan bantuan donasi sebesar lebih dari Rp 400 juta serta donasi yang diperoleh dari pengumpulan poin MyIndiHome.

Upaya ini dilakukan sebagai wujud kepedulian atas pandemi Covid-19 oleh Telkom Regional V Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Baca juga: Ramai soal Pesan Bantuan Kuota Data 50 GB untuk Mahasiwa Telkom University, Ini Penjelasannya

Dengan demikian, Zulhelfi berharap pandemi ini segera berlalu dan kondisi dapat kembali normal serta rekan-rekan yang bekerja di lapangan demi memastikan layanan Telkom Group.

“Semoga Allah subhanahu wa ta'alla senantiasa melindungi dan merahmati segala yang kita lakukan,” kata Zulhelfi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Merasa Tidak Bersalah, Antam Bakal Lawan Balik Gugatan 1,1 Ton Emas

Merasa Tidak Bersalah, Antam Bakal Lawan Balik Gugatan 1,1 Ton Emas

Whats New
Airlangga: Selain Vaksinasi, Donor Konvalesen Bisa Bantu Pasien Covid-19

Airlangga: Selain Vaksinasi, Donor Konvalesen Bisa Bantu Pasien Covid-19

Whats New
Kata Pertamina, Ini Kelebihan dari Digitalisasi SPBU

Kata Pertamina, Ini Kelebihan dari Digitalisasi SPBU

Whats New
Pemerintah Dorong Gasifikasi Batu Bara Melalui Berbagai Regulasi

Pemerintah Dorong Gasifikasi Batu Bara Melalui Berbagai Regulasi

Whats New
Realisasi Wajib Tanam Bawang Putih 2020 Baru 30 Persen

Realisasi Wajib Tanam Bawang Putih 2020 Baru 30 Persen

Whats New
Cadangan Minyak Terus Menipis, ini Langkah yang Dilakukan Pemerintah

Cadangan Minyak Terus Menipis, ini Langkah yang Dilakukan Pemerintah

Whats New
Banyak Saham Auto Reject Bawah, Netizen Salahkan Sekuritas Lakukan 'Forced Sell'

Banyak Saham Auto Reject Bawah, Netizen Salahkan Sekuritas Lakukan "Forced Sell"

Whats New
Sri Mulyani Peringatkan Masalah Vaksin Bisa Jadi Krisis Moral Dunia

Sri Mulyani Peringatkan Masalah Vaksin Bisa Jadi Krisis Moral Dunia

Whats New
Ada Penggeledahan Kejagung Terkait Dugaan Korupsi, BPJS Ketenagakerjaan Tetap Beroperasi Normal

Ada Penggeledahan Kejagung Terkait Dugaan Korupsi, BPJS Ketenagakerjaan Tetap Beroperasi Normal

Whats New
Kemenkop UKM dan Kemenparekraf Berkolaborasi untuk Kembangkan 5 Destinasi Super-Prioritas

Kemenkop UKM dan Kemenparekraf Berkolaborasi untuk Kembangkan 5 Destinasi Super-Prioritas

Rilis
Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2021 Akan Lebih Rendah dari Tahun lalu

Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2021 Akan Lebih Rendah dari Tahun lalu

Whats New
Viral Video Pengiriman Paket Berisikan Ular Hidup, Ini Tanggapan Perusahaan Logistik

Viral Video Pengiriman Paket Berisikan Ular Hidup, Ini Tanggapan Perusahaan Logistik

Whats New
Ini Waktu yang Dipilih Masyarakat untuk Menjual Mobilnya

Ini Waktu yang Dipilih Masyarakat untuk Menjual Mobilnya

Spend Smart
KSPI: Turunnya Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bukti Ledakan PHK Gelombang Kedua

KSPI: Turunnya Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bukti Ledakan PHK Gelombang Kedua

Rilis
Waktunya Pemerintah dan Swasta Bersatu Tanggulangi Dampak Pandemi Covid-19

Waktunya Pemerintah dan Swasta Bersatu Tanggulangi Dampak Pandemi Covid-19

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X