KILAS

Soal PKPU KCN, 4 Kreditur Terima Proposal Perdamaian

Kompas.com - 11/05/2020, 21:05 WIB
PT Karya Citra Nusantara melanjutkan pembangunan pier 2 Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara. Sejak dermaga 1 Pelabuhan Marunda rampung dibangun, aktivitas bongkar muat barang curah dilakukan di situ. KOMPAS.comPT Karya Citra Nusantara melanjutkan pembangunan pier 2 Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara. Sejak dermaga 1 Pelabuhan Marunda rampung dibangun, aktivitas bongkar muat barang curah dilakukan di situ.

Alasan keberatan tagihan

Dalam keterangan tertulisnya yang Kompas.com terima, Senin (11/5/2020), KCN menjabarkan alasan menolak beberapa tagihan kreditur

Pertama tagihan bunga  dan denda dari Juniver Girsang sebesar 248.400 dollar AS dan 6.000 dollar AS dari Brurtje Maramis

Brurtje Maramis adalah pihak ketiga yang menerima hak tagih dari Juniver Girsang yang merupakan mantan kuasa hukum KCN atas kasus sengketa kepemilikan saham dengan KBN.

KCN menolak tagihan tersebut karena bunga dan denda tidak diperjanjikan sebelumnya.

Kedua tagihan KBN senilai Rp 114.223.023.336, sebagai utang atas pembayaran dividen. Tagihan ini ditolak KCN karena belum pernah berhasil melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Sementara itu, tagihan susulan KBN senilai Rp 1,55 triliun yang diklaim atas potensi keuntungan bila perkara Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan KBN ini menang, juga ditolak KCN karena proses PK masih berjalan hingga saat ini.

Baca juga: Rapat Verifikasi Digelar, KCN Belum Terima Daftar Tetap Tagihan Kreditur

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apalagi tagihan itu diajukan KBN pada Senin (20/4/2020), atau setelah masa akhir pendaftaran tagihan pada Jumat (17/4/2020).

Ketiga, tagihan yang diajukan KTU sebesar Rp 233,62 miliar, sebagai utang atas pembayaran dividen, juga ditolak karena KCN belum pernah berhasil melaksanakan RUPS.

Dalam rapat perdamaian, Kuasa Hukum KCN Agus Trianto menjelaskan, keberatan atas tagihan yang diajukan KTU dan KBN sebagai pembayaran deviden.

Sebab operator pelabuhan tersebut belum sekalipun berhasil menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) untuk memutuskan pembagian dividen dari 2015 hingga Februari 2020.

Baca juga: Pemegang Saham PT KCN Kembali Ajukan Penundaan RUPS-LB

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.