Lelang 2 Seri Sukuk Negara, Pemerintah Tarik Utang Rp 6,17 Triliun

Kompas.com - 12/05/2020, 14:20 WIB
ilustrasi rupiah thikstockphotosilustrasi rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah kembali menarik utang lewat lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk pada hari ini, Selasa (12/5/2020).

Ada dua seri sukuk yang diterbitkan pemerintah hari ini. Kedua seri sukuk tersebut yakni PBS022 dan PBS023. Lelang dilalukan dengan cara Private Placement atau penjualan kepada pihak tertentu sesuai kesepakatan.

Dari lelang tersebut pemerintah mendapatkan Rp 6,17 triliun. Rinciannya Rp 2,5 triliun dari lelang PBS022 dan Rp 3,67 dari lelang PBS023.

Baca juga: Pengusaha Minta Dilibatkan dalam Program Kartu Prakerja, Mengapa?

Imbal Hasil (Yield) dari lelang sukuk seri PBS022 yakni 8,22 persen sementara untuk seri PBS023 yakni 8,06 persen.

Adapun tanggal jatuh tempo kedua seri sukuk gersebut yakni 15 April 2034 untuk P{BS022 dan 15 Mei 2030 untuk PBS023.

Sebelumnya, pemerintah sudah menarik utang lewat lelang Surat Utang Negara (SUN) dengan cara Private Placement atau penjualan kepada pihak tertentu sesuai kesepakatan.

Baca juga: Sebenarnya Berapa Banyak Korban PHK akibat Covid-19 yang Daftar Kartu Prakerja?

Lewat lelang SUN yang dilakukan pada Senin (27/4/2020), pemerintah mendapatkan dana Rp 62,6 triliun.

SUN yang diterbitkan adalah tiga seri Obligasi Negara dengan pokok-pokok ketentuan dan persyaratannya. Ketiga seri SUN yang dilelang yakni FR0084 Rp 37,8 triliun, FR0085 Rp 21,1 triliun dan VR0033 Rp 3,56 triliun.

Baca juga: Bappenas: Saat Ada Bansos, Pemda Bilang Jumlah Orang Miskin Bertambah



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X