Peradaban Manusia Seabad Mendatang

Kompas.com - 23/05/2020, 19:20 WIB
Ilustrasi digital SHUTTERSTOCKIlustrasi digital

KEHIDUPAN normal kita sedang berubah dari tahun ini. Teknologi ambisius 6G yang dikembangkan China, begitu menjanjikan masa depan gilang gemilang. Bagi para penghela tali kekang dunia modern, jelas itu merupakan sebuah lompatan kuantum.

Negara Tirai Bambu yang kadung kalah cepat mengelola jaringan internet 5G, memilih jadi yang terdepan menggarap 6G. Proyek ini dapat menawarkan kecepatan hingga 1 terabyte per detik atau 8.000 gigabit per detik, lebih cepat dari 4G yang kini kita nikmati.

Percepatan ini akan membuka pintu bagi jenis penggunaan internet yang benar-benar anyar, dan merevolusi hubungan manusia dengan teknologi. Era 6G mampu menawarkan sudut pandang, cara pandang, jarak pandang, dan batas pandang baru antarmuka otak-komputer. Sangat mungkin suatu saat penggunaan perangkat internet bisa diakses melalui pikiran kita.

Sejak beberapa bulan lalu, saya malah sudah bisa berselancar di antariksa dengan teleskop yang ditanam dalam gawai.

Seiring jalan dengan fenomena itu, ekonomi berbasis digital pun kini sedang tumbuh melampaui presedennya. Nyaris semua sendi perekonomian kita, sudah dilebur dalam transaksi e-banking.

Kelahiran uang digital yang digalakkan di Davos, perlahan mendekati kenyataan. Tak perlu lagi berduyun-duyun masuk kantor. Cukup menyalakan WiFi. Maka pekerjaan pun beres seketika.

Ranah pendidikan pun tak mau ketinggalan lokomotif. Kelas tatap muka mulai tergantikan. Guru-murid tak perlu lagi bersua. Cukup duduk manis di depan layar. Kerjakan tugas. Kumpulkan matrikulasi nilai. Para sarjana pun siap diwisuda secara daring. Setelah itu, kami belum tahu apa yang kelak bisa mereka kerjakan untuk dunianya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lantas bagaimana dengan nasib agama? Ya setali tiga uang. Ketika kecil dulu, saya tak sempat berpikir jika di dalam masjid kelak akan terpasang kamera pengintai, televisi layar datar, dan penyejuk udara.

Mungkin suatu saat nanti, para maling harus meramu cara lebih jitu agar bisa mengambil hak mereka yang didepositokan dewan masjid dalam tromol.

Nampaknya pula, prasarana ibadah takkan lagi ramah pada bromocorah. Rumah tuhan tak pantas dikotori gundah gulana mereka yang durjana.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UU Cipta Kerja Dinilai Bisa Tuntaskan Tiga Masalah Penghambat Investasi

UU Cipta Kerja Dinilai Bisa Tuntaskan Tiga Masalah Penghambat Investasi

Whats New
Freeport akan Beri Vaksinasi Covid-19 untuk 38.000 Karyawan

Freeport akan Beri Vaksinasi Covid-19 untuk 38.000 Karyawan

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Kalau Sakit Jangan Dipaksa Kerja | Alasan Pegawai Pura-pura Sakit | 7 Etika Sebelum Ajukan Cuti

[KURASI KOMPASIANA] Kalau Sakit Jangan Dipaksa Kerja | Alasan Pegawai Pura-pura Sakit | 7 Etika Sebelum Ajukan Cuti

Rilis
Bank BJB Beri Batas Waktu Penukaran Kartu Debit Magnetik Hingga 30 Juni 2021

Bank BJB Beri Batas Waktu Penukaran Kartu Debit Magnetik Hingga 30 Juni 2021

Whats New
Wawancara Imajiner Erick Thohir dengan Peter Drucker

Wawancara Imajiner Erick Thohir dengan Peter Drucker

Whats New
Klarifikasi Pemerintah: Tak Semua Sembako dan Sekolah Kena Pajak

Klarifikasi Pemerintah: Tak Semua Sembako dan Sekolah Kena Pajak

Whats New
[POPULER MONEY] Pengumuman Rekrutmen CPNS dan PPPK | Harga Sepeda Anjlok

[POPULER MONEY] Pengumuman Rekrutmen CPNS dan PPPK | Harga Sepeda Anjlok

Whats New
Peserta yang Mundur Usai Dinyatakan Lulus CPNS dan PPPK Tak Boleh Melamar Tahun Depan

Peserta yang Mundur Usai Dinyatakan Lulus CPNS dan PPPK Tak Boleh Melamar Tahun Depan

Whats New
Tenang, Beras Rojolele hingga Pandan Wangi akan Bebas PPN

Tenang, Beras Rojolele hingga Pandan Wangi akan Bebas PPN

Whats New
Simak Batas Usia Pensiun PNS, TNI, dan Polri

Simak Batas Usia Pensiun PNS, TNI, dan Polri

Work Smart
Trik Cara Membuat CV yang Menarik di Mata HRD

Trik Cara Membuat CV yang Menarik di Mata HRD

Work Smart
Alfamart dan Indomaret Kompak Tak Jual Merchandise Euro 2020

Alfamart dan Indomaret Kompak Tak Jual Merchandise Euro 2020

Whats New
Tambah Stok Swab Antigen, Kimia Farma Diagnostika Gandeng Itama Ranoraya

Tambah Stok Swab Antigen, Kimia Farma Diagnostika Gandeng Itama Ranoraya

Whats New
Punya Aset Rp 100 Miliar, Unicorn Bisa Tercatat di Papan Utama Bursa

Punya Aset Rp 100 Miliar, Unicorn Bisa Tercatat di Papan Utama Bursa

Whats New
Sri Mulyani ke Pedagang Pasar: Barang Untuk Rakyat Nggak Dikenai Pajak...

Sri Mulyani ke Pedagang Pasar: Barang Untuk Rakyat Nggak Dikenai Pajak...

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X