Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ramadhan, Transaksi Merchant Youtap dengan ShopeePay Naik 5 Kali Lipat

Kompas.com - 27/05/2020, 19:55 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan digital untuk layanan pelaku usaha Youtap Indonesia telah bekerja sama dengan ShopeePay.

Pada bulan kedua kerja sama yang juga memasuki bulan Ramadhan, volume transaksi non-tunai ShopeePay pada jaringan merchant Youtap, baik mitra merchant UMKM maupun merchant besar, mengalami pertumbuhan sangat signifikan hingga 5 kali lipat.

Setelah sempat mengalami penurunan di awal masa PSBB, pertumbuhan transaksi nontunai ShopeePay juga dapat dilihat di beberapa sektor usaha UMKM, seperti sektor bisnis warung yang tumbuh 283 persen dan toko bahan makanan yang tumbuh 50 persen.

Baca juga: Jelang Idul Fitri, ShopeePay Hadirkan Layanan Bayar Zakat Online

"Tidak bisa dipungkiri bahwa pandemi Covid-19 dan penerapan PSBB telah berdampak pada banyak mitra merchant kami, terutama pada para pelaku UMKM. Youtap dan ShopeePay memiliki visi yang sejalan dalam mendorong penggunaan transaksi nontunai di berbagai lapisan masyarakat Indonesia terutama pada kondisi sekarang ini," ujar Herman Suharto, CEO Youtap Indonesia dalam keterangan tertulis, Rabu (27/5/2020).

"Melalui teknologi dan layanan kami, Youtap siap membantu mendorong keberlangsungan usaha dalam memasuki masa kenormalan baru ini," ujar Herman.

Selain kenaikan transaksi, Youtap dan ShopeePay juga melihat perubahan pada perilaku konsumen selama bulan Ramadhan.

Apabila sebelumnya transaksi ShopeePay paling banyak terjadi di akhir pekan, selama bulan Ramadhan, pola transaksi mengalami perubahan dengan kecenderungan volume transaksi terjadi secara merata sepanjang minggu.

Baca juga: Permudah Berbagi saat Pandemi Covid-19, ShopeePay Hadirkan Kirim THR Ramadhan

"Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan Youtap yang memiliki kesamaan visi dan komitmen dalam memperluas layanan di merchant offline, terutama melihat pencapaian positif saat ini yang kami harapkan dapat membantu mengakselerasi pertumbuhan kami sekaligus memberikan dampak positif kepada masyarakat," ujar Cindy Candiawan, Marketing Manager ShopeePay.

Selain pada mitra merchant UMKM, ShopeePay juga telah dimanfaatkan oleh mitra merchant besar Youtap seperti McDonald’s. Dalam waktu singkat, penggunaan ShopeePay terus mengalami peningkatan signifikan dari minggu ke minggu.

Herman berharap bahwa peningkatan transaksi nontunai ini ke depannya dapat membawa angin segar bagi para mitra merchant yang kini tengah berjuang menjalankan usahanya sambil beradaptasi menjalankan masa kenormalan baru.

Ia juga menjabarkan berbagai upaya yang telah dilakukan Youtap dalam membantu para pedagang UMKM, terutama yang berskala mikro.

Baca juga: Cara Aktivasi dan Verifikasi ShopeePay agar Belanja Makin Mudah dan Nyaman

“Selain menjalin kerja sama dengan beberapa penyedia layanan transaksi digital di Indonesia, kami juga menggaungkan kampanye bersih, sehat, dan aman di seluruh jaringan mitra merchant Youtap. Salah satu contohnya adalah kami baru saja membangun fasilitas cuci tangan di beberapa titik pedagang kaki lima (PKL) di Kota Bandung," terang Herman.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Limit Transfer BCA ke Sesama Rekening BCA dan Bank Lain Tahun 2024

Limit Transfer BCA ke Sesama Rekening BCA dan Bank Lain Tahun 2024

Spend Smart
Cara Beli Tiket Kapal Feri secara Online lewat Aplikasi dan Website

Cara Beli Tiket Kapal Feri secara Online lewat Aplikasi dan Website

Spend Smart
Info Tarif Parkir Inap dan Harian di Bandara Soekarno-Hatta Terbaru

Info Tarif Parkir Inap dan Harian di Bandara Soekarno-Hatta Terbaru

Spend Smart
Cara Mudah Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pakai GoPay

Cara Mudah Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pakai GoPay

Spend Smart
3,1 Juta Tiket Kereta Api Terjual pada Masa Angkutan Lebaran 2024, Ini Rute Favorit

3,1 Juta Tiket Kereta Api Terjual pada Masa Angkutan Lebaran 2024, Ini Rute Favorit

Whats New
3 Jalur Alternatif Arus Balik Lebaran di Jawa Barat

3 Jalur Alternatif Arus Balik Lebaran di Jawa Barat

Whats New
Menhub Targetkan Pembangunan Jalur Kereta Simpang Joglo Selesai September 2024

Menhub Targetkan Pembangunan Jalur Kereta Simpang Joglo Selesai September 2024

Whats New
Mata Uang Indonesia Diatur Secara Resmi oleh Pemerintah dalam Aturan?

Mata Uang Indonesia Diatur Secara Resmi oleh Pemerintah dalam Aturan?

Whats New
Cara Isi Saldo e-Toll BCA, BRI, BNI, dan Mandiri lewat HP

Cara Isi Saldo e-Toll BCA, BRI, BNI, dan Mandiri lewat HP

Spend Smart
Apa Mata Uang Singapura dan Berapa Nilai Tukarnya ke Rupiah?

Apa Mata Uang Singapura dan Berapa Nilai Tukarnya ke Rupiah?

Whats New
Jasa Marga Catat 471.000 Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada Hari Puncak dan H+1 Lebaran

Jasa Marga Catat 471.000 Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada Hari Puncak dan H+1 Lebaran

Whats New
Mengenal Mata Uang Myanmar dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Mengenal Mata Uang Myanmar dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Whats New
Jasa Marga Catatkan 16.000 Kendaraan Alami Saldo E-Toll Kurang Saat Arus Mudik

Jasa Marga Catatkan 16.000 Kendaraan Alami Saldo E-Toll Kurang Saat Arus Mudik

Whats New
H2+2 Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta Catat Sebanyak 46.000 Lebih Penumpang Tiba di Jakarta

H2+2 Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta Catat Sebanyak 46.000 Lebih Penumpang Tiba di Jakarta

Whats New
Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com