Ini Cara Mengajukan Pinjaman Dana di Aplikasi E-commerce

Kompas.com - 28/05/2020, 14:33 WIB
Ilustrasi Thinkstock/DavilesIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Merasa tidak nyaman atau gengsi meminjam uang ke teman kantor? Anda ajukan saja pinjaman dana melalui Bukalapak.

Selain jadi wadah jual beli online, e-commarce ini juga menawarkan pinjaman online. Anda bisa mendapatkan pinjaman tanpa agunan.

Menariknya lagi, Bukalapak menjamin Anda bakal menerima dana pinjaman maksimal 30 menit pasca pengajuan selesai. Bukalapak akan mentransfer dana pinjaman langsung ke rekening Anda.

Baca juga: Strategi Pengelolaan Reksa Dana di Era New Normal

Bagaimana dengan nilai bunga pinjaman dan cicilannya? Bukalapak menyediakan simulasi pinjaman. Sehingga, Anda dapat mengetahui total nilai cicilan per bulan yang harus di bayarkan.

Mengutip situs Bukalapak, e-commarce ini menawarkan pinjaman online sampai dengan Rp 10 juta. Bukalapak bekerjasama dengan Home Credit, Asetku, dan PayDay sebagai debitur.

Oh, iya, Anda sebaiknya menyiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebelum mulai mengajukan pinjaman. Alasannya, Bukalapak mewajibkan Anda untuk memasukkan data personal.

Baca juga: Bisa Tarik Tunai di ATM BNI Tanpa Kartu, Begini Caranya

Cara pengajuan utang di Bukalapak mudah kok, penasaran? Anda simak panduannya berikut ini.

  • Anda login ke dalam aplikasi Bukalapak yang terpasang di dalam ponsel.
  • Lalu, Anda ketuk menu "Pembiayaan" yang berada di kolom menu Bukalapak.
  • Anda ketuk "Buka pembiayaan", secara otomatis layar ponsel akan menampilkan halaman "Jenis pembiayaan".
  • Anda ketuk "Pembiayaan tunai" yang berada di urutan pertama pada halaman tersebut. Lalu, Anda ketuk "Coba pembiayaan tunai" pada halaman perkenalan pembiayaan tunai.
  • Anda masukkan nilai dana yang ingin dipinjam dengan cara menggeser garis.
  • Setelah itu, Anda pilih durasi cicilan, lalu ketuk "Ajukan sekarang".
  • Layar ponsel akan menampilkan detail pihak yang siap meminjamkan dana tersebut. Anda ketuk nama pihak debitur dan layar ponsel akan menampilkan notification pop up syarat dan ketentuan.
  • Anda contreng kotak syarat dan ketentuan lalu ketuk "Lanjut isi formulir".
  • Anda unggah foto KTP dan selfie bersama KTP lalu ketuk "Selanjutnya".
  • Anda masukkan data diri sesuai dengan identitas KTP lalu ketuk "Selanjutnya.
  • Anda masukkan pula data pekerjaan secara detail kemudian ketuk "Selanjutnya".
  • Selanjutnya, Anda buka aplikasi pihak pemberi pinjaman untuk melakukan konfirmasi data. Anda harus mencentang kolom syarat dan ketentuan pada halaman konfirmasi data pengajuan pinjaman lalu ketuk "Kirim".
  • Terakhir, Anda ketuk "Setujui kontrak" untuk menyelesaikan proses.

Setelah itu, Anda tunggu notifikasi dari Bukalapak tentang status pengajuan pinjaman tersebut. (Tri Sulistiowati)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Cari utang proses mudah dan tanpa jaminan? Ajukan pinjaman online lewat Bukalapak



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohir Prediksi Proses Vaksinasi Covid-19 Memakan Waktu Hingga 9 Bulan

Erick Thohir Prediksi Proses Vaksinasi Covid-19 Memakan Waktu Hingga 9 Bulan

Whats New
2021, Bank Bukopin Ganti Nama Jadi Bank KB Bukopin

2021, Bank Bukopin Ganti Nama Jadi Bank KB Bukopin

Whats New
Besok, Pemerintah Lelang SUN Maksimal Rp 40 Triliun

Besok, Pemerintah Lelang SUN Maksimal Rp 40 Triliun

Earn Smart
Menhub: Bakal Ada Kota Baru Dekat Pelabuhan Patimban bernama 'Kota Rebana'

Menhub: Bakal Ada Kota Baru Dekat Pelabuhan Patimban bernama "Kota Rebana"

Whats New
Bahas Antisipasi Banjir, Luhut Wanti-wanti soal Klaster Baru Covid-19

Bahas Antisipasi Banjir, Luhut Wanti-wanti soal Klaster Baru Covid-19

Whats New
Patimban Mulai Beroperasi Desember 2020, Menhub Ingin Ekspor yang Lebih Besar

Patimban Mulai Beroperasi Desember 2020, Menhub Ingin Ekspor yang Lebih Besar

Whats New
Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Capai Rp 431,54 Triliun

Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Capai Rp 431,54 Triliun

Whats New
Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Erick Thohir Minta Masyarakat Tak Lengah

Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Erick Thohir Minta Masyarakat Tak Lengah

Whats New
MenkopUKM Tekankan 3 Hal Dorong UMKM 'Go Digital', Apa Saja?

MenkopUKM Tekankan 3 Hal Dorong UMKM "Go Digital", Apa Saja?

Whats New
Dukung Pemerintah, Enesis Group Luncurkan Kampanye #EnesisSafeTravel

Dukung Pemerintah, Enesis Group Luncurkan Kampanye #EnesisSafeTravel

Rilis
IHSG dan Rupiah Terjun Bebas di Akhir November

IHSG dan Rupiah Terjun Bebas di Akhir November

Whats New
Pasar Keuangan Optimistis Skenario Vaksin Covid-19 Pulihkan Ekonomi Tahun 2021

Pasar Keuangan Optimistis Skenario Vaksin Covid-19 Pulihkan Ekonomi Tahun 2021

Whats New
Walhi Nilai Perpres Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Bisa Rugikan Lingkungan Hingga Negara

Walhi Nilai Perpres Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Bisa Rugikan Lingkungan Hingga Negara

Whats New
Usaha Logistik AirAsia Siap Bantu Distribusi Vaksin Covid-19

Usaha Logistik AirAsia Siap Bantu Distribusi Vaksin Covid-19

Rilis
Masih Belum Terima Subsidi Gaji dari Pemerintah? Ini Cara Mengadukannya

Masih Belum Terima Subsidi Gaji dari Pemerintah? Ini Cara Mengadukannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X