Taruna Kembali ke Asrama, PPI Curug Perketat Protokol Kesehatan

Kompas.com - 04/06/2020, 19:39 WIB
Taruna PPI Curug mencuci tangan sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dok PPI CURUGTaruna PPI Curug mencuci tangan sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Para taruna dan taruni Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug mulai kembali ke asrama secara bertahap.

Sebelumnya, selama lebih dari dua bulan kegiatan belajar mengajar dilakukan di rumah atau jarak jauh dengan menggunakan metode e-learning.

Pun kini pihak kampus menerapkan protokol kesehatan yang ketat yang sesuai dengan pedoman new normal.

Baca juga: Bos Garuda: Industri Penerbangan Akan Kembali Normal dalam 2-3 Tahun

Direktur PPI Curug Capt Avirianto mengatakan, awal pekan ini merupakan hari pertama taruna dan taruni PPI Curug kembali ke asrama. Pemanggilan taruna akan dilaksanakan secara bertahap melalui surat resmi yang dikirim ke masing-masing taruna ataupun melalui orang tua atau wali.

"Untuk tahap awal pemanggilan, taruna yang diprioritaskan yaitu berdomisili di area Jabodetabek. Setiap harinya sebanyak 150 taruna diagendakan kembali ke asrama sesuai surat pemanggilan yang diterima masing-masing taruna," kata Avirianto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/6/2020).

Menuritnya, dari 150 taruna dan taruni yang dijadwalkan kembali ke asrama, sebanyak 75 orang yang baru bisa hadir pada hari pertama pemanggilan yang terdiri dari 50 taruna dan 15 taruni.

Pemanggilan tahap awal ini akan dievaluasi selama 7 hari dan jika pemanggilan taruna ini berjalan dengan lancar akan dilaksanakan sampai dengan tanggal 17 Juni 2020.

Baca juga: Kemenhub Pastikan Tak Larang Penerbangan Internasional

Avirianto juga menuturkan, para taruna dan taruni kembali ke asrama tentunya dengan melewati serangkaian pengecekan yang ketat sesuai protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan.

Ia menjelaskan, pihak kampus telah melakukan serangkaian persiapan dalam rangka new normal yang akan mendukung kegiatan belajar dan mengajar di lingkungan PPI Curug.

Ini antara lain dengan telah membentuk Tim Posko Penanganan Covid-19 yang terdiri dari pegawai dan pengasuh taruna untuk mengefektifkan dan memfokuskan serta mempermudah koordinasi pada proses kembalinya taruna ke asrama selama masa pandemi ini.

"PPI Curug telah menyediakan akses penunjang untuk kegiatan pembelajaran online di asrama ini seperti wifi bagi seluruh taruna. Selain itu, para taruna tetap diwajibkan mematuhi protokol kesehatan seperti physical distancing, penggunaan masker, sering mencuci tangan dan menjaga kebersihan diri serta lingkungan," tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Terduga, Ekonomi Singapura Tumbuh 0,2 Persen di Kuartal I-2021

Tak Terduga, Ekonomi Singapura Tumbuh 0,2 Persen di Kuartal I-2021

Whats New
Hari Kedua Puasa, Berikut Harga Gula, Terigu, Bawang, dan Ayam Ras

Hari Kedua Puasa, Berikut Harga Gula, Terigu, Bawang, dan Ayam Ras

Whats New
Meningkatkan Daya Saing Bangsa Melalui Transformasi Teknologi 4.0

Meningkatkan Daya Saing Bangsa Melalui Transformasi Teknologi 4.0

BrandzView
BRI Pamit dari Aceh, Begini Hukum Transaksi Keuangan di Serambi Mekah

BRI Pamit dari Aceh, Begini Hukum Transaksi Keuangan di Serambi Mekah

Whats New
Fokus Berjualan Daring Selama Pandemi, Merek Sneakers Asal Klaten Tembus Pasar Global

Fokus Berjualan Daring Selama Pandemi, Merek Sneakers Asal Klaten Tembus Pasar Global

Earn Smart
Produsen Pocari Sweat Buka Banyak Lowongan untuk Fresh Gradute, Tertarik?

Produsen Pocari Sweat Buka Banyak Lowongan untuk Fresh Gradute, Tertarik?

Whats New
Syailendra Capital: Industri Reksa Dana Bisa Tumbuh 10 Persen Tahun Ini

Syailendra Capital: Industri Reksa Dana Bisa Tumbuh 10 Persen Tahun Ini

Whats New
Selain Grab, Traveloka Dikabarkan Juga Bakal IPO Via Perusahaan Cek Kosong?

Selain Grab, Traveloka Dikabarkan Juga Bakal IPO Via Perusahaan Cek Kosong?

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Membantu Anak Mempersiapkan Kembali ke Sekolah | Mengapa Ujian Bahasa Indonesia Jarang Mendapat 100?

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Membantu Anak Mempersiapkan Kembali ke Sekolah | Mengapa Ujian Bahasa Indonesia Jarang Mendapat 100?

Rilis
Benci Produk Luar Negeri Dinilai Datangkan Investasi, Kok Bisa?

Benci Produk Luar Negeri Dinilai Datangkan Investasi, Kok Bisa?

Whats New
Mau Buka Franchise Tahu Go? Ini Modal dan Syaratnya

Mau Buka Franchise Tahu Go? Ini Modal dan Syaratnya

Smartpreneur
Ada Cuaca Ekstrem Akibat Bibit Sikon Tropis, Kemenhub Minta Pelaku Pelayaran Waspada

Ada Cuaca Ekstrem Akibat Bibit Sikon Tropis, Kemenhub Minta Pelaku Pelayaran Waspada

Whats New
Naik Rp 6.000, Ini Rincian Harga Emas Antam Mulai dari 0,5 Gram Hingga 1 Kg

Naik Rp 6.000, Ini Rincian Harga Emas Antam Mulai dari 0,5 Gram Hingga 1 Kg

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
IHSG Awal Sesi Bangkit, Rupiah Masih Lemah

IHSG Awal Sesi Bangkit, Rupiah Masih Lemah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X