Lowongan Kerja Jadi Bos WhatsApp di Indonesia, Minat?

Kompas.com - 05/06/2020, 21:32 WIB
Ilustrasi aplikasi WhatsApp Messenger Beta versi 2.20.13. KOMPAS.com/Bill ClintenIlustrasi aplikasi WhatsApp Messenger Beta versi 2.20.13.

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah berinvestasi di Gojek, Facebook sepertinya serius mengembangkan bisnis WhatsApp di Indonesia. Raksasa internet itu membuka lowongan maha penting: Country Head WhatsApp Indonesia.

Mengutip situs resmi Facebook di laman karier pada Jumat (5/6/2020), WhatsApp sedang mencari kandidat untuk memimpin bisnis di Indonesia.

"WhatsApp mencari individu istimewa, termasuk untuk mendukung kami di pembayaran peer to peer," tulis Facebook.

Baca juga: Bank Ini Akan Beri Layanan Tarik Tunai di Indomaret Tanpa ATM

Bos WhatsApp Indonesia nantinya harus melapor ke Chief Operating Officer WhatsApp, Matt Idema.

Idema dalam rilis saat mengumumkan investasi ke Gojek mengatakan, Gojek, WhatsApp, dan Facebook adalah layanan yang penting di Indonesia.

"Melalui kerja sama, kita bisa membantu jutaan UMKM dan pelanggannya untuk bergabung di komunitas ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara,” kata Idema, Rabu (3/6/2020).

Tanggungjawab bos WhatsApp Indonesia adalah menjalankan strategi untuk meningkatkan penggunaan dan pendapatan WhatsApp di Indonesia. Juga menjadi perwakilan WhatsApp saat berhubungan dengan klien, pemerintah, regulator ataukonsumen.

Baca juga: Erick Thohir Angkat Budi Harto Jadi Dirut Hutama Karya

Maka, syarat menjadi orang nomor satu WhatsApp di Indonesia juga berat.

Syarat menjadi Country Head WhatsApp Indonesia adalah kandidat harus berpengalaman lebih dari 15 tahun di perusahaan yang menangani produk.

Juga pengalaman lebih dari lima tahun dalam teknologi pembayaran serta e-commerce. Dan diutamakan memiliki pengalaman sistem pembayaran dan infrastruktur cloud.

Kandidat njuga harus punya kemampuan dalam membangun hubungan dengan stakeholder baik internal ataupun eksternal. Tak kalah penting, ia juga harus bisa menangkap peluang bisnis, memimpin tim yang beragam, serta keterampilan dalam hal komunikasi dan presentasi.

Syarat pendidikan juga tak ketinggalan. Yakni lulusan lulusan universitas jurusan engineering, science dan bisnis. Oh ya, Facebook juga mengutamakan kandidat yang pernah berpengalaman sebagai pemimpin perusahaan global.

Anda berminat? (Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian)

Baca juga: Dana Haji Dipakai untuk Stabilitas Rupiah, Ini Kata Gubernur BI

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Facebook buka lowongan kerja: jadi bos WhatsApp Indonesia, catat syaratnya



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukan dari Ganti Untung Tanah, 8 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Anda Kaya Raya

Bukan dari Ganti Untung Tanah, 8 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Anda Kaya Raya

Whats New
Terang di Desa Terdepan Indonesia

Terang di Desa Terdepan Indonesia

Whats New
Empat Tahun Jadi Presiden AS, Pendapatan Trump Rp 22,4 Triliun

Empat Tahun Jadi Presiden AS, Pendapatan Trump Rp 22,4 Triliun

Whats New
[POPULER MONEY] Penjelasan BCA soal Nasabah yang Dipenjara | Kekayaan Anak-Menantu Jokowi

[POPULER MONEY] Penjelasan BCA soal Nasabah yang Dipenjara | Kekayaan Anak-Menantu Jokowi

Whats New
Maskapai Minta Pemerintah Gulirkan Beragam Insentif Secepatnya

Maskapai Minta Pemerintah Gulirkan Beragam Insentif Secepatnya

Whats New
Kesempatan UMKM untuk Ikut Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Makin Terbuka

Kesempatan UMKM untuk Ikut Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Makin Terbuka

Whats New
Penyelundupan Benur Marak, KKP Lepasliarkan Lagi Ribuan Benih Lobster

Penyelundupan Benur Marak, KKP Lepasliarkan Lagi Ribuan Benih Lobster

Whats New
Investor Pemula, Hati-hati Fenomena 'Pompom' Saham

Investor Pemula, Hati-hati Fenomena "Pompom" Saham

Whats New
Berapa Proporsi Investasi Emas yang Ideal untuk Karyawan?

Berapa Proporsi Investasi Emas yang Ideal untuk Karyawan?

Earn Smart
Ingin Jajan Enak Tanpa Takut Boros? Manfaatkan Promo 3.3 Pesta Cashback ShopeePay

Ingin Jajan Enak Tanpa Takut Boros? Manfaatkan Promo 3.3 Pesta Cashback ShopeePay

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Pamer Gaji di Media Sosial | Netizen Indonesia Tidak Sopan | Menghindari dan Mengatasi FOMO

[POPULER DI KOMPASIANA] Pamer Gaji di Media Sosial | Netizen Indonesia Tidak Sopan | Menghindari dan Mengatasi FOMO

Rilis
BCA Imbau Ganti Kartu ATM Magnetic Stripe ke Chip Secepatnya

BCA Imbau Ganti Kartu ATM Magnetic Stripe ke Chip Secepatnya

Whats New
Selama Pandemi, Warung Mitra Bukalapak Meningkat 4 Juta Pelapak

Selama Pandemi, Warung Mitra Bukalapak Meningkat 4 Juta Pelapak

Whats New
Pamer Cupang, Erick Thohir Teringat Masa Awal Coba Berbisnis

Pamer Cupang, Erick Thohir Teringat Masa Awal Coba Berbisnis

Whats New
Gandeng BRI, TaniFund Siapkan Dana Rp 200 Miliar untuk Petani dan UMKM

Gandeng BRI, TaniFund Siapkan Dana Rp 200 Miliar untuk Petani dan UMKM

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X