Luhut Akui Hanya Orang Kaya dan Perusahaan Besar yang Gerakkan Ekonomi, padahal...

Kompas.com - 26/06/2020, 16:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengakui, selama ini pemerintah hanya melihat golongan pengusaha kelas atas dan perusahaan-perusahaan besar sebagai penggerak perekonomian nasional.

Nyatanya, justru pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi penopang perekonomian nasional.

Hal ini dia sampaikan dalam peluncuran virtual Gerakan Nasional Belanja Pengadaan Pemerintah untuk Usaha Mikro dan Usaha Kecil yang digagas oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP).

Baca juga: Kemenkop UKM Minta Kemenkeu Salurkan Bansos untuk UMKM Terdampak Covid-19

"Kita semua harus menunjukkan secara nyata keberpihakan UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Kita selalu melihat hanya orang-orang yang kaya, perusahaan-perusahaan yang besar," katanya dalam tayangan virtual di YouTube, Jumat (26/6/2020).

Padahal, lanjut Luhut, lebih dari 40 juta UMKM ini mempunyai rekening lebih dari 66 juta. Menurut dia, angka tersebut merupakan kekuatan yang luar biasa untuk memperkokoh perekonomian nasional.

"Jadi kalau Anda lihat ini, pelaku usaha kecil 44 persen, pelaku usaha non-kecil 56 persen. Angka ini bukan angka kecil. Ingat, kita ini 75 persen atau lebih ekonomi kita ini didorong oleh domestic consumption," ucapnya.

Luhut juga mengatakan, gerakan nasional pengadaan belanja pemerintah untuk UMKM merupakan sesuatu yang istimewa.

Baca juga: Luhut Izinkan Singapura Investigasi WNI yang Sebabkan Kebakaran Hutan

"Banyak orang yang tidak sadar atau kurang sadar bahwa apa yang kita lihat hari ini sebenarnya sesuatu yang istimewa. Karena kita betul-betul menyambungkan sampai kepada pengusaha-pengusaha kecil," ucapnya.

Sebab, gerakan ini diyakini mampu mempercepat perputaran siklus ekonomi lokal, memperbaiki daya beli masyarakat, dan mendorong kebangkitan ekonomi kreatif pasca-pandemi virus corona (Covid-19).

"Yang ingin saya sampaikan kepada LKPP untuk terus bertransformasi dalam mendukung UMKM melalui pengadaan langsung yang merupakan langkah nyata menjalankan dalam arahan Bapak Presiden Joko Widodo," ujarnya.

Luhut menyebutkan, sebesar Rp 725 triliun nilai paket pengadaan pemerintah bagi usaha kecil 2020. Dari jumlah itu, Rp 318 triliun dana berpotensi akan tersalurkan dan terealisasi ke UMKM. "Kita cek ini kegiatannya harus berjalan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.