Pria 40 Tahun Salip Jack Ma Jadi Orang Terkaya Nomor 2 China, Ini Penyebabnya

Kompas.com - 29/06/2020, 06:39 WIB

BEIJING, KOMPAS.com - CEO Pinduoduo Colin Huang menyali Jack Ma sebagai orang terkaya nomor dua di China Hal tersebut terungkap berdasarkan Forbes Real Time Billionaire Index pada Minggu (22/6/2020) lalu.

Melonjaknya kekayaan pria berusia 40 tahun itu berkat harga saham Huang di perusahaan e-coomerce China tersebut yang melonjak 87,59 dollar AS per lembar saham pada perdagangan Jumat (20/6/2020) pada perdagangan saham di Nasdaq. Angka tersebut merupakan rekor harga saham tertinggi yang pernah dicapai Pinduoduo.

Berdasarkan Forbes Real Time Billionaire Index  Minggu (28/6/2020), Huang saat ini memiliki total nilai kekayaan 44,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 627,64 triliun atau berada di posisi nomor 2 setelah CEO Tencent Holdings Ma Huateng yang juga dikenal sebagai Pony Ma, yang nilai kekayaannya mencapai 54 miliar dollar AS.

Baca juga: Miliarder India Masuk Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia

Sementara saat ini Jack Ma, yang telah mengundurkan diri dari posisi CEO Alibaba dan tengah fokus pada kegiatan filantropis memiliki nilai kekayaan sebesar 43,3 miliar dollar AS.

Harga saham Pinduoduo yang mengalami peningkatan hingga 300 persen tahun lalu membuat Huang yang merupakan mantan pegawai Google mampu mempersempit selisih kekayaannya dengan pendiri sekaligus mantan bos Google yang kekakayaannya sebesar 64,3 miliar dollar AS dan Seergey Brin dengan kekayaan 62,6 miliar dollar AS.

Selain itu, kekayaan Huang juga sudah melampaui nilai kekayaan bos Google lainnya, Eric Smichdt.

Perusahaan e-commerce milik Huang, Pinduoduo didirikan pada 2015 dan dalam waktu pendek telah menjadi salah satu bisnis ritel online terbesar di China. Kapitalisasi pasar dari perusahaan tersebut telah mencapai 104 miliar dollar AS.

Berkat kinerja saham Pinduoduo tersebut, nilai kekayaan para investor pun melejit. Beberapa investor yang sukses akibat berinvestasi pada saham Pinduoduo adalah Tencent, Sequoia China dan Gaorong Capital atau Banyan Capital.

Baca juga: Ini 5 Orang Terkaya Dunia, Harta Bezos Melonjak Rp 98 Triliun dalam Sepekan

Performa saham Pinduoduo juga membantu pendiiri Gaorong Zhang Zhen dan Gao Xiang masuk ke dalam daftat Forbes Midas 2020.

Untuk diketahui, sebelum mendirikan Pinduoduo, Huang merupakan pendiri Xinyoudi Studio untuk mengembangkan dan mendirikan game online serta Ouku.com, sebuah perusahaan dan platform untuk barang-barang elektronik serta perlengkapan rumah tangga.

Huang memulai karirnya di kantor pusat Google pada 2004, kemudian pindah ke China sebagai bagian dari tim yang mendirikan Google China.

Setelah itu, Huang dilatih sebagai data scientist serta mempresentasikan hasil kerjanya pada konferensi internasional seperti ACM SIGMOD COnference serta Konferensi Internasional MEchine Learning.

Huang merupakan seorang sarjana ilmu komputer dari Zhejiang University dan memiliki gelar master ilmu komputer dari University of Misconsis Madison.

Baca juga: Berkat Facebook, Miliarder India Kembali Jadi Orang Terkaya di Asia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perusahaan Lokal Ini Ekspor 17 Ton Pupuk ke Nigeria

Perusahaan Lokal Ini Ekspor 17 Ton Pupuk ke Nigeria

Whats New
Rupiah Perkasa, Simak Kurs IDR-USD di 5 Bank Hari Ini

Rupiah Perkasa, Simak Kurs IDR-USD di 5 Bank Hari Ini

Whats New
Indonesia Tahan dari Gejolak Global, Ekonom: Pertumbuhan Ekspor Jadi Payung Bagi Perekonomian

Indonesia Tahan dari Gejolak Global, Ekonom: Pertumbuhan Ekspor Jadi Payung Bagi Perekonomian

Whats New
Sambut Hari UMKM Nasional, Lazada Kembangkan Ekosistem Ekonomi Digital di Jatim

Sambut Hari UMKM Nasional, Lazada Kembangkan Ekosistem Ekonomi Digital di Jatim

Whats New
Tol Laut Mobilisasi 1,3 Juta Liter Minyakita ke Papua, Maluku dan NTT

Tol Laut Mobilisasi 1,3 Juta Liter Minyakita ke Papua, Maluku dan NTT

Whats New
Tempat Wisata dari Bekas Tambang Danau Pading, Sandiaga Uno: Jadi Berkah

Tempat Wisata dari Bekas Tambang Danau Pading, Sandiaga Uno: Jadi Berkah

Whats New
Pemerintah Sudah Kantongi Rp 7,65 Triliun dari Pajak Digital

Pemerintah Sudah Kantongi Rp 7,65 Triliun dari Pajak Digital

Whats New
Lelang Rumah Murah di Bogor, Harga Mulai Rp 150 Juta

Lelang Rumah Murah di Bogor, Harga Mulai Rp 150 Juta

Spend Smart
Bappebti Terbitkan Perba Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto

Bappebti Terbitkan Perba Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto

Whats New
Tawarkan Peluang Bisnis Kirim Paket ke Luar Negeri, Usahakurir Beri Penawaran Menguntungkan

Tawarkan Peluang Bisnis Kirim Paket ke Luar Negeri, Usahakurir Beri Penawaran Menguntungkan

Rilis
6 Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan dengan NIK KTP

6 Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan dengan NIK KTP

Whats New
BUMN ID Food Realisasikan Distribusi Migor 744.000 Liter ke Papua Indonesia Timur

BUMN ID Food Realisasikan Distribusi Migor 744.000 Liter ke Papua Indonesia Timur

Whats New
Turun Rp 5.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Rp 5.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Setahun Berdiri untuk UMKM Indonesia, Simak Deretan Fakta Menarik dari Kampus UMKM Shopee

Setahun Berdiri untuk UMKM Indonesia, Simak Deretan Fakta Menarik dari Kampus UMKM Shopee

Work Smart
Ekonom Perkirakan Inflasi Inti RI Naik Jadi 3,5 Persen, Jadi Tantangan Pemulihan Ekonomi

Ekonom Perkirakan Inflasi Inti RI Naik Jadi 3,5 Persen, Jadi Tantangan Pemulihan Ekonomi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.