Siap-siap, Bank BUMN Salurkan Kredit Rp 30 Triliun Dana Pemerintah Pekan Ini

Kompas.com - 30/06/2020, 13:43 WIB
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo KOMPAS.com/ MOH NADLIRWakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri II BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, pada pekan ini empat bank Himbara yang mendapat penempatan dana Rp 30 triliun dari pemerintah akan mulai menyalurkan kreditnya ke masyarakat.

Adapun bank-bank pelat merah yang ditunjuk sebagai bank peserta dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), yakni BRI, Mandiri, BNI dan BTN.

“Nah ini sedang kita, ada program dari Kemenkeu, kita ada program modal kerja dari pemerintah yang di provide oleh bank Himbara. Kemarin sudah Rp 30 triliun dan akan di leverage sampai Rp 90 triliuun. Nah ini mulai minggu ini kita akan pasarkan,” ujar pria yang akrab disapa Tiko dalam acara K-Talk, Selasa (30/6/2020).

Baca juga: Wamen BUMN Prediksi Ekonomi RI Mulai Bangkit di Kuartal III 2020

Tiko menjelaskan, upaya yang ditempuh pemerintah itu semata-mata untuk membangkitkan perekonomian nasional yang terpukul karena pandemi Covid-19.

Dia berharap dengan adanya bantuan dari pemerintah itu para pengusaha yang usahanya terdampak Covid-19 bisa kembali bangkit.

“Kalau ada dana segar ini, plus dijamin, itu diharapkan di kuartal III pertumbuhan kredit mulai meningkat. Walaupun memang tidak akan kembali ke pola normal 10-15 persen, mungkin di level 3-9 persen sudah bagus,” kata dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan masing-masing bank akan menyalurkan kredit-kredit di sektor riil dengan jangka waktu berbeda yang disepakati, yakni 3 bulan dan 6 bulan ke depan.

Baca juga: Bank BUMN Pakai Dana Rp 30 Triliun dari Pemerintah untuk Salurkan Kredit

Dia bilang, bank-bank yang mendapat penempatan dana dari pemerintah harus mampu menyalurkan 3 kali lipat dari yang ditempatkan.

Lebih rinci, Bank Mandiri akan menyalurkan dana ke kredit-kredit produktif, padat karya, ketahanan pangan, dan sistem logistik nasional dengan total penyaluran mencapai Rp 21 triliun dalam waktu 3 bulan.

"Tujuannya memperluas akses pembiayaan kepada sektor produktif sektor riil, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mendukung program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan. Kita harapkan untuk setiap rupiah yang disalurkan ke bank itu bisa disalurkan 3 rupiah atau 3 kali lipat," papar Sri Mulyani.

Baca juga: Catat, Ini Tarif Terbaru Bus Damri Bandara Soekarno-Hatta Mulai Besok

Sementara itu, BRI akan menyalurkan dana untuk mendukung ekspansi kredit UMKM 6 bulan ke depan sebesar Rp 122,50 triliun dengan komposisi segmen mikro sebesar 88,87 persen atau Rp 108,80 triliun.

Untuk Bank BNI, penyaluran dana tersebut akan fokus untuk melaksanakan ekspansi kredit pada sektor riil untuk korporasi, UMKM, dan kredit konsumer dalam 3 bulan ke depan. Total penyaluran senilai Rp 15,04 triliun.

"Terakhir BTN akan menyalurkan dalam 6 bulan ke depan, rencananya Rp 30,03 triliun dengan komposisi kredit perumahan 70 persen dan kredit lainnya di sektor perumahan sehingga ini punya spill over kepada kontraktor atau developer yang bangun perumahan," jelas wanita yang akrab disapa Ani ini.

Baca juga: Perkenalkan, E-commerce Kecantikan Khusus Kaum Ibu



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X