Kompas.com - 14/07/2020, 15:31 WIB
- (Dok. Pertamina) -
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) berencana menambah 15 kapal produksi dalam negeri dalam kurun waktu 5 tahun ke depan. Hal tersebut sejalan dengan rencana penambahan 48 kapal.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, 15 kapal dalam negeri tersebut akan bekerja sama dengan 3 perusahaan galangan kapal BUMN yang tergabung dalam Klaster Industri Manufaktur (KIM), yakni, PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero), PT Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero), serta PT Industri Kapal Indonesia (Persero).

"Kami sudah membuat perencanaan dalam 5 tahun ke depan. Jumlah dan jenis kapal yang dilakukan Pertamina Group dan berapa yang bisa dibangun di dalam negeri, jadi ada 15 (unit),” katanya dalam acara Penandatanganan Kerja Sama Pertamina dengan BUMN Galangan Kapal, Selasa (14/7/2020).

Baca juga: Harga Benur Kian Mahal, Tanda Eskpor Benih Lobster Bisa Lemahkan Budidaya

Adapun jenis-jenis kapal yang akan dibangun, mulai dari tipe General Purpose (GP) 6 hingga ada yang lebih kecil GP 9. 

Selain pengadaan kapal tangker, Pertamina juga akan menjalin kerja sama perawatan dan perbaikan kapal bersama ketiga perusahaan pelat merah tersebut.

Menurut Nicke, berbagai kerja sama yang dilakukan dengan perusahaan galangan BUMN sejalan dengan komitmen peningkatan kandungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) kapal milik Pertamina.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tentu ini langkah yang strategis dalam rangka memperkuat industri perkapalan nasional. Ini bentuk komitmen Pertamina mendukung penguatan dalam negeri," tuturnya.

Baca juga: Wamen BUMN Sebut Luhut Kerap Tanya Pengeluaran Pertamina, Mengapa?

Sementara itu, Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina, Mulyono mengatakan, saat ini kebutuhan kapal Pertamina mencapai 270 unit.

Namun, Pertamina baru memiliki sekitar 30 persen dari total kebutuhan tersebut.

"Kebutuhan pertamina, sekarang ini 270 kapal. Dengan adanya 48 kapal tambahan, kita memiliki 20-30 persen saja kebutuhan kapal Oertamina. Jadi masih banyak peluang," ucapnya.

Baca juga: 400 Karyawan Garuda Indonesia Pilih Pensiun Dini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.