JAKARTA, KOMPAS.com - Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta sempat menangkap pemilik PS Store Putra Siregar (Putra Siregar ditangkap), dalam kasus penjualan handphone ilegal atau yang lebih dikenal dengan ponsel black market (ponsel BM).
Aparat dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menyita 190 handphone ilegal dan uang tunai hasil penjualan Rp 61,3 juta. Seluruh barang bukti diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur atas pelanggaran pasal 103 huruf d UU 17/2006 tentang Kepabeanan.
Nama Putra Siregar cukup populer dan sangat aktif sebagai Youtuber. Tak cuma tenar di kota asalnya Batam, reputasinya juga dikenal luas di Tanah Air karena dekat dengan sejumlah artis papan atas.
Sesuai slogan PS Store, "HP Pejabat Harga Merakyat", handphone seperti iPhone bisa dijual toko tersebut jauh lebih murah ketimbang harga yang dibanderol toko resmi.
Baca juga: Bea Cukai: Kasus Ponsel Ilegal PS Store Pelajaran untuk Pelaku Bisnis
Meski pemiliknya sempat ditangkap dan kasusnya masih ditangani aparat Bea Cukai dan Kejaksaan, PS Store masih melakukan aktivitas promo dan penjualan, termasuk bagi-bagi hadiah atau give away yang jadi ciri khas jaringan toko ponsel asal Batam ini.
Dilihat di akun IG PS Store, @pst0re, toko handphone ini bakal mengumumkan iPhone gratis malam ini, Rabu (30/7/2020). Mereka aktif mengumumkan program bagi-bagi hadiah seolah tak terjadi apa pun yang menyangkut Putra Siregar.
Masih di unggahan story hari ini, PS Store juga mengunggah beberapa video para pemenang yang baru saja mendapatkan hadiah uang tunai maupun handphone.
"Putra Siregar terimakasih ya, uang sudah saya sampai. Terimakasih juga untuk PS Store," kata salah seorang pemenang give away uang tunai Rp 5 juta yang diunggah PS Store dengan menulis "PS Store real no settingan".
Baca juga: Profil Putra Siregar, Pemilik PS Store Tersangka Kasus Ponsel BM
Selain unggahan di story, PS Store juga mengunggah beberapa foto dan video terkait promo bagi-bagi hadiah di feed Instagram mereka.
Di postingan feed Instagram lainnya, PS Store juga mengunggah video sang owner yang menyapa jutaan follower-nya untuk tidak membahas kasus berita yang menjeratnya saat ini sembari mengingatkan untuk berpuasa sehari sebelum Idul Adha.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.