OJK: Kinerja Pasar Saham Membaik sejak Dua Minggu Lalu

Kompas.com - 04/08/2020, 14:18 WIB
Ilustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, kinerja pasar saham sudah mulai membaik sejak dua minggu terakhir, dengan capaian Indeks Harga Saham Gabungan di atas 5.000.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, membaiknya kinerja pasar saham bukan hanya terjadi di Indonesia, melainkan di dunia.

Penguatan pasar modal didorong oleh investor domestik, khususnya investor ritel.

Baca juga: New Normal dan Pelonggaran PSBB Bakal Picu Pasar Saham Menguat

Namun, tak dimungkiri, IHSG masih mengalami fluktuasi di awal Agustus karena ada faktor eksternal, seperti berita resesi di sejumlah negara.

"Indeks (IHSG) turun cukup drastis di Maret, namun sudah mulai membaik, steady, bahkan sejak dua minggu terakhir di atas 5.000. Meski tertekan kembali karena adanya info resesi di negara Eropa," kata Wimboh dalam konferensi video, Selasa (4/8/2020).

OJK mencatat, investor asing pada akhir Juli telah melakukan aksi beli (net buy) sebesar Rp 1,5 triliun, dan Rp 5,06 triliun di pasar Surat Berharga Negara (SBN).

"Memang awal Agustus tertekan kembali. Indeks turun menjadi 5.006 dalam waktu sehari kemarin, karena adanya data deflasi dan retensi investor atas data PDB di kuartal II-2020," tutur Wimboh.

Baca juga: IHSG Bergejolak, Dana Pensiun Diminta Masuk ke Pasar Saham

Namun, saat awal perdagangan BEI pada Selasa ini, IHSG kembali dibuka pada zona hijau. Melansir data RTI, pukul 09.08 WIB, IHSG berada pada level 5.048,96 atau naik 42,7 poin (0,85 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 5.006,22.

Sebanyak 197 saham melaju di zona hijau dan 76 saham di zona merah, sedangkan 119 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 681,3 miliar dengan volume 888,4 miliar saham.

Sementara di regional, mayoritas indeks berada di zona hijau. Indeks Nikkei Tokyo memimpin dengan kenaikan 1,49 persen, kemudian indeks Hang Seng Hong Kong menguat 0,81 persen, dan indeks Strait Times bertambah 0,79 persen. Sedangkan indeks Komposit Shanghai terkoreksi 0,19 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Spend Smart
Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Spend Smart
Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Whats New
Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Whats New
Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Whats New
Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Whats New
Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Whats New
UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

Smartpreneur
KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

Rilis
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

Whats New
Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Whats New
Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Whats New
Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Rilis
Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Whats New
Indonesia Siap Sampaikan Komitmen Jadi Pusat Produksi Vaksin Global di Pertemuan G20

Indonesia Siap Sampaikan Komitmen Jadi Pusat Produksi Vaksin Global di Pertemuan G20

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.