Erick Thohir Bertemu KSAD, Ini yang Dibicarakan

Kompas.com - 08/08/2020, 09:29 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa (kanan) ditunjuk menjadi Wakil Ketua Komite Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Andika akan membantu Erick Thohir (kiri) yang merupakan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus dalam melakukan penanganan Covid-19. Foto diambil di Jakarta, Jumat (7/8/2020). Dok Kementrian BUMNKepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa (kanan) ditunjuk menjadi Wakil Ketua Komite Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Andika akan membantu Erick Thohir (kiri) yang merupakan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus dalam melakukan penanganan Covid-19. Foto diambil di Jakarta, Jumat (7/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir menggandeng Kepala Staf TNI Angkatan Darat ( KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa dalam rangka penanggulangan corona di Indonesia.

Di Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Andika diangkat menjadi wakil ketua pelaksana.

Dengan diangkatnya jenderal bintang empat tersebut diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Erick Thohir Enggan Jadi Relawan Uji Coba Vaksin Covid-19, Apa Sebabnya?

“Satu kunci dalam memerangi pandemi adalah menjaga kepatuhan, ketaatan, dan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan selama pandemi. Sosialisasi tentang pentingnya menjaga protokol itulah yang perlu kita tingkatkan sehingga saya merasa perlu keterlibatan TNI Angkatan Darat," ujar Erick dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (8/8/2020).

Erick menjelaskan, TNI AD memiliki struktur organisasi hingga ke seluruh pelosok negeri.

Dengan begitu diharapkan mampu menjangkau masyarakat Indonesia yang tersebar di 83.000 desa dan kelurahan agar mengerti bagaimana pentingnya menjaga keseinambungan antara pemulihan kesehatan dengan kebangkitan ekonomi.

“Mengajak keterlibatan TNI AD tak lain agar tentara nasional kita yang dekat dengan rakyat menjadi contoh sekaligus mengajak rakyat untuk disiplin dengan terus memakai masker, cuci tangan, dan menjaga jarak. Sambil menunggu kesiapan imunisasi vaksin Covid-19 yang kami jadwalkan tahun depan," kata dia.

Baca juga: Suntik Vaksin Covid ke 160 Juta Penduduk RI, Erick Thohir Perkirakan Pemerintah Butuh Rp 65 Triliun

Pria yang juga menjabat Menteri BUMN itu menambahkan, dirinya sangat menghargai dan mendukung keinginan masyarakat untuk kembali beraktifitas seperti sedia kala.

Namun, dengan masih tingginya penyebaran virus Covid-19, maka intensitas sosialisasi kepada masyarakat untuk menerapkan prinsip 3 M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) selama pandemi harus terus ditingkatkan.

“Fokus kami di Komite sudah jelas, kesehatan pulih, ekonomi bangkit. Terkait upaya pemulihan kesehatan, maka kami harus benar-benar turun ke bawah dengan semangat memudahkan dan melayani masyarakat agar bersama dan saling bahu membahu memerangi pandemi ini hingga tuntas," ucap dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X