PSBB Total akan Diterapkan, Anies DIminta Perhatikan Nasib Pedagang Pasar

Kompas.com - 11/09/2020, 19:48 WIB
Zona sayuran Pasar Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (22/10/2018). KOMPAS.com/Ryana AryaditaZona sayuran Pasar Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (22/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, memperhatikan keberlangsungan pelaku usaha pasar tradisional jelang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) total pekan depan.

Ketua Bidang Infokom DPP IKAPPI, Reynaldi Sarijowan, meyakini pengetatan PSBB akan kembali menekan berbagai pelaku usaha di Ibu Kota, tidak terkecuali para pedagang pasat.

"Dalam rangka pencabutan transisi PSBB transisi menjadi PSBB sama seperti beberapa bulan terakhir cukup membuat pedagang terpukul," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Jumat (11/9/2020).

Baca juga: Bioskop Batal Dibuka karena PSBB Jakarta, Ini Langkah Pengusaha

Guna meminimalisir potensi anjloknya pendapatan pedagang pasar pada periode PSBB total yang akan dimulai pada 14 September mendatang, Reynaldi meminta Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan beberapa hal.

Salah satu kebijakan yang diharapkan oleh Reynaldi ialah, tidak adanya sistem zonasi wilayah. Menurutnya, sistem tersebut berpotensi menghentikan secara total operasional pedagang pasar.

"Kami mendorong kepada pemerintah daerah untuk memberikan stimulus kepada pedagang dalam rangka menjaga agar pasar tradisional tetapa bertahan," katanya.

Selain itu, ia juga meminta kepada Pemprov untuk meningkatkan intensitas penyemprotan disinfektan ke setiap pasar tradisional di Jakarta.

Baca juga: PSBB Total, Grab Masih Tunggu Kepastian

Reynaldi menilai, faktor kesehatan dan ekonomi menjadi sama-sama penting di tengah situasi yang masih dipenuhi ketidakpastian saat ini.

"Peran pemerintah daerah terhadap perlindungan pasar tadisional masih kita harapkan secara bersama-sama peran itu tidak diserahkan secara mandiri oleh Ikappi atau pedagang secara langsung, tetapi juga harus dilakukan secara bergotong royong," ucap Reynaldi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mentan Klaim Nilai Manfaat Subsidi Pupuk Capai 250 Persen

Mentan Klaim Nilai Manfaat Subsidi Pupuk Capai 250 Persen

Whats New
BUMN Logistik Ini Dapat Sertifikasi Sistem Manajemen Anti-Penyuapan

BUMN Logistik Ini Dapat Sertifikasi Sistem Manajemen Anti-Penyuapan

Rilis
Komisi IX Minta Dewas BPJS Kesehatan Terpilih Tak Kecolongan dan Mampu Benahi Internal

Komisi IX Minta Dewas BPJS Kesehatan Terpilih Tak Kecolongan dan Mampu Benahi Internal

Whats New
Soal Beras Impor Vietnam yang Rembes di Pasar, Ini Dugaan Kemendag

Soal Beras Impor Vietnam yang Rembes di Pasar, Ini Dugaan Kemendag

Whats New
Anggaran Kemenhub Dipangkas, Ketua Komisi V: Hal Terkait Keselamatan Tak Ada Tawar Menawar

Anggaran Kemenhub Dipangkas, Ketua Komisi V: Hal Terkait Keselamatan Tak Ada Tawar Menawar

Whats New
Dana Hasil Penjualan Surat Utang ORI019 untuk Membiayai Vaksinasi

Dana Hasil Penjualan Surat Utang ORI019 untuk Membiayai Vaksinasi

Whats New
Catatan Apik di Tengah Pandemi, Pendapatan GoFood Naik 20 Kali Lipat

Catatan Apik di Tengah Pandemi, Pendapatan GoFood Naik 20 Kali Lipat

BrandzView
Ini Syarat Bagi PNS untuk Ikuti Jabatan Fungsional

Ini Syarat Bagi PNS untuk Ikuti Jabatan Fungsional

Whats New
Panduan Cara Membuat Paspor via Online, Berikut Syarat dan Biayanya

Panduan Cara Membuat Paspor via Online, Berikut Syarat dan Biayanya

Spend Smart
Jadi Ketua Umum PB PASI, Luhut Ingin Benahi Keuangannya

Jadi Ketua Umum PB PASI, Luhut Ingin Benahi Keuangannya

Rilis
Pemerintah Bisa Dapat Porsi dari Laba LPI hingga 30 Persen

Pemerintah Bisa Dapat Porsi dari Laba LPI hingga 30 Persen

Whats New
Soal Pendaftaran Tanah secara Elektronik, Ini Kata Kementerian ATR

Soal Pendaftaran Tanah secara Elektronik, Ini Kata Kementerian ATR

Whats New
KKP Lepasliarkan 16.975 Ekor Benih Lobster Hasil Selundupan

KKP Lepasliarkan 16.975 Ekor Benih Lobster Hasil Selundupan

Whats New
Dewan Pengawas Sebut Dugaan Korupsi Dana Investasi BPJS Ketenagakerjaan Merupakan Potential Loss Selama 2020

Dewan Pengawas Sebut Dugaan Korupsi Dana Investasi BPJS Ketenagakerjaan Merupakan Potential Loss Selama 2020

Whats New
Platform Ini Terima Donasi Bitcoin untuk Bantu Korban Bencana Alam

Platform Ini Terima Donasi Bitcoin untuk Bantu Korban Bencana Alam

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X