Kompas.com - 16/09/2020, 12:31 WIB
ilustrasi kondisi keuangan sedang kacau Shutterstockilustrasi kondisi keuangan sedang kacau
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Resesi telah membayangi negara-negara di dunia, tak terkecuali di kawasan Asia.

Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) menyatakan, negara Asia masuk ke dalam jurang resesi. Ini merupakan resesi regional pertama kalinya sejak 60 tahun terakhir.

Kamu tentu berpikir, apa yang harus kita lakukan saat resesi terjadi? Kamu bisa memulainya dengan mengelola keuangan. Beberapa dari kamu mungkin buntu mengelola keuangan saat masa sulit ini, bahkan membuat kesalahan.

Kamu perlu menghindari kesalahan-kesalahan dalam mengelola keuangan. Sebelumnya sudah dijelaskan, ada 5 kesalahan yang bisa kamu hindari jika resesi terjadi.

Baca juga: Pemerintah Bakal Gandeng Shopee dan DANA di Program Kartu Prakerja

Kesalahan tersebut antara lain tidak menyiapkan dana darurat, mengabaikan skor kredit, menghindari pembicaraan soal uang, menahan pengembangan karir, dan menahan diri membangun usaha.

Mengutip Wall Street Journal, Rabu (16/9/2020), berikut ini 5 kesalahan lagi dalam mengelola keuangan yang bisa kamu hindari saat terjadi krisis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Menarik aset lebih awal

Di masa krisis, terkadang kamu tidak mempunyai pilihan. Biasanya, menarik aset lebih awal (early withdrawals) seperti tabungan pensiun adalah cara pertama yang dilakukan orang-orang.

Seharusnya, menarik aset hendaknya dilakukan sebagai langkah terakhir. Pasalnya tabungan merupakan satu-satunya cara agar kamu tidak khawatir finansial di masa depan. Semakin lama kamu menabung, semakin banyak bunga yang akan kamu dapatkan.

Baca juga: Turun Rp 7.000, Ini Rincian Harga Emas Antam

2. Menggerus waktu luang

Resesi tidak hanya membentuk cara kita membelanjakan uang, tetapi juga membentuk cara kita menggunakan sumber daya terpenting, yakni waktu.

Ketika kita merasa kekurangan uang, biasanya kita fokus untuk menghasilkan lebih banyak uang, bahkan jika itu harus mengorbankan waktu luang.

Namun perlu diingat, terlalu fokus pada bagaimana cara menghasilkan uang tunai bisa berdampak buruk pada hubungan sosial, kebahagiaan, dan kesehatan fisik kita.

Cobalah tahan godaan untuk mengorbankan segalanya demi uang. Pastikan kamu juga berhati-hati dengan caramu menghabiskan waktu.

Baca juga: Profil Komisaris Pertamina: Jenderal Polisi, Pejabat, Relawan Jokowi

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.