Luhut Janji Vaksin Covid-19 di Indonesia Tersedia Desember 2020

Kompas.com - 16/09/2020, 16:43 WIB
Asosiasi Jalan Tol Indonesia mwlaksanakan rapat koordinasi di Hotel Ayana Labuan Bajo bersama dengan Menteri Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri PUPR, Kamis-Jumat, 10-11/ September 2020. (HANDOUT/ATI) HANDOUT/ATIAsosiasi Jalan Tol Indonesia mwlaksanakan rapat koordinasi di Hotel Ayana Labuan Bajo bersama dengan Menteri Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri PUPR, Kamis-Jumat, 10-11/ September 2020. (HANDOUT/ATI)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyatakan, dalam penanganan pandemi Covid-19 vaksin memiliki peranan sangat penting. Ia pun menjanjikan Indonesia akan memiliki vaksin pada Desember 2020.

"Tentu untuk menghilangkan (Covid-19) kita harus menunggu obat dan vaksinnya. Vaksin pertama akan masuk di Indonesia pada awal Dessember 2020, mudah-mudahan bisa lebih cepat," ungkapnya dalam kesempatan launching Bangga Buatan Indonesia Kemendag, Rabu (16/9/2020).

Ia menjelaskan, jika berjalan sesuai rencana maka di akhir tahun sudah bisa tersedia vaksin di Indonesia yang jumlahnya 30 juta-40 juta vaksin Covid-19.

Baca juga: Luhut Mau Lobi UEA Kirim Tambahan 20 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke RI

"Maka critical time kita adalah dua bulan ke depan, san setelah itu nanti kuartal I tahun depan keadaan jadi semakin baik," katanya.

Luhut sendiri mengklaim, saat ini penanganan pandemi Covid-19 secara nasional sudah berjalan dengan sistem yang semakin membaik. Setelah sebelumnya, pada awal kemunculan virus corona di Maret-Mei 2020 banyak kesulitan dalam penanganannya.

"Memang awal-awal Maret, April, Mei kita masih banyak mengalami hambatan. Tapi sekarang sudah semakin tertib penanganannya," ujarnya.

Oleh sebab itu, ia berharap kondisi perbaikan ini bisa terus berlanjut seiring tersedianya vaksin di akhir tahun nanti. Sehingga, pemulihan ekonomi pun bisa dilakukan.

Baca: Airlangga: Harga Vaksin Covid-19 Asal Inggris Lebih Murah Dibanding China

Menurutnya, pelaku usaha harus bersiap untuk kembali menggenjot kegiatan ekonominya, khususnya bagi pelaku UMKM di Indonesia.

"Oleh karena itu, semua teman-teman di UMKM, ayo siapkan diri kita menghadapi pertandingan yang lebih bebas lagi ke depan," pungkas Luhut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Jumlah Penduduk Indonesia yang Lahir Sebelum Kemerdekaan 1945

Ini Jumlah Penduduk Indonesia yang Lahir Sebelum Kemerdekaan 1945

Whats New
Wishnutama Akan Diangkat sebagai Komisaris Utama Telkomsel?

Wishnutama Akan Diangkat sebagai Komisaris Utama Telkomsel?

Whats New
Airlangga: Ada 1.700 Bidang Usaha yang Dibuka untuk Investasi

Airlangga: Ada 1.700 Bidang Usaha yang Dibuka untuk Investasi

Whats New
Erick Thohir ke Pelaku Usaha: Jangan Kalah, Terus Bikin Gebrakan

Erick Thohir ke Pelaku Usaha: Jangan Kalah, Terus Bikin Gebrakan

Whats New
Cek Besaran Lengkap Tunjangan Tambahan PNS untuk Jabatan Fungsional

Cek Besaran Lengkap Tunjangan Tambahan PNS untuk Jabatan Fungsional

Whats New
Pemerintah Klaim Rasio Utang RI Lebih Rendah daripada Malaysia hingga Vietnam

Pemerintah Klaim Rasio Utang RI Lebih Rendah daripada Malaysia hingga Vietnam

Whats New
Agar Nasabah Tak Salah Paham, Agen Asuransi Perlu Jelaskan Hal Ini

Agar Nasabah Tak Salah Paham, Agen Asuransi Perlu Jelaskan Hal Ini

Spend Smart
5 Orang Tewas Diduga Akibat Kebocoran Gas, Operasional PLTP di Mandailing Natal Dihentikan Sementara

5 Orang Tewas Diduga Akibat Kebocoran Gas, Operasional PLTP di Mandailing Natal Dihentikan Sementara

Whats New
Pemerintah Tambah 8 Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Pemerintah Tambah 8 Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Whats New
Buka Toko Online di Blibli, Hypermart hingga Hyfresh Tebar Diskon

Buka Toko Online di Blibli, Hypermart hingga Hyfresh Tebar Diskon

Whats New
Menaker Beberkan 9 Strategi Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan

Menaker Beberkan 9 Strategi Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan

Whats New
Dorong Milenial Berinvestasi, Manulife, OVO dan Bareksa Luncurkan MOBLI

Dorong Milenial Berinvestasi, Manulife, OVO dan Bareksa Luncurkan MOBLI

Whats New
Agar Tak Merasa Rugi, Pahami Dulu Beda Unitlink dengan Tabungan Bank

Agar Tak Merasa Rugi, Pahami Dulu Beda Unitlink dengan Tabungan Bank

Spend Smart
Hypermart hingga Hyfresh Buka 23 Toko Online di Blibli

Hypermart hingga Hyfresh Buka 23 Toko Online di Blibli

Whats New
Akuisisi Air Mancur Group, Combiphar: Ini Warisan Indonesia, Sayang Jika Diambil Asing

Akuisisi Air Mancur Group, Combiphar: Ini Warisan Indonesia, Sayang Jika Diambil Asing

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X