Mendag: Krisis Jadi Momentum Kebangkitan Waralaba Indonesia

Kompas.com - 18/09/2020, 13:08 WIB
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam konferensi pers secara daring di Kantor Kementerian Perdagangan di Jakarta, Rabu (18/3/2020) DOK. Humas KemendagMenteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam konferensi pers secara daring di Kantor Kementerian Perdagangan di Jakarta, Rabu (18/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengatakan, krisis akibat pandemi Covid-19 adalah momentum pertumbuhan bagi pelaku usaha waralaba (franchise) lokal.

Menurut Agus, krisis justru jadi peluang waralaba untuk mengejar ketertinggalan dengan melakukan transformasi memanfaatkan platform digital dan memilih strategi yang jitu.

"Kami mengajak para pelaku usaha waralaba dan potensial untuk diwaralabakan, untuk melakukan transformasi usahanya dengan memanfaatkan internet dan teknologi informasi," kata Agus dalam opening ceremony IFRA 2020 secara virtual, Jumat (18/9/2020).

Baca juga: Mendag: PSBB Jilid II Kikis Daya Beli Masyarakat

Agar waralaba bisa meningkatkan pendapatan di masa pandemi, Agus menyarankan pelaku usaha waralaba menjalin kerja sama dengan para pelaku usaha platform digital. Selain meningkatkan pendapatan, kerja sama ini mampu meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan.

Platform digital itu bisa berupa aplikasi belanja online (e-commerce), aplikasi pesan antar makanan, virtual market, atau digital marketing untuk pemasarannya.

" Pelaku usaha waralaba sudah waktunya terintegrasi dengan ekosistem digital atau mengadopsi platform digital untuk dapat membantu dan memudahkan franchise dalam memulai usaha, dan konsumen dalam memenuhi kebutuhannya," ucap Agus.

Adapun, Kementerian Perdagangan telah menginisiasi kerja sama dengan pelaku usaha platform digital. Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek).

"Jadi Gojek sebagai penyedia jasa belanja barang kebutuhan pokok bagi masyarakat, untuk meningkatkan efisiensi serta kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok yang dihasilkan teman-teman pelaku usaha di bidang waralaba," pungkasnya.

Baca juga: Mendag Ingin UMKM Jadi Penopang Ekonomi di Tengah Pandemi



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Spend Smart
Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Whats New
Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Whats New
Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Whats New
Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

Rilis
Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Whats New
Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Whats New
779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

Whats New
7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

Whats New
Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Whats New
Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Rilis
KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

Whats New
Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Whats New
Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X