Menyikapi Pandemi Covid-19 Tidak Melulu Harus PHK

Kompas.com - 18/09/2020, 21:30 WIB
Ilustrasi PHK akibat Covid-19 Shutterstock/Blue Planet StudioIlustrasi PHK akibat Covid-19

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pan Brothers Tbk mengaku tidak mengambil langkah pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan di tengah pandemi Covid-19.

Vice CEO PT Pan Brothers Tbk Anne Patricia Sutanto mengatakan, pihaknya justru membuka lapangan kerja baru untuk masyarakat.

“Kami belajar dari situasi yang ada dan mencoba beradaptasi dengan membuka divisi baru untuk mengerjakan pembuatan APD dan masker. Inovasi ini sangat mendongkrak pertumbuhan perusahaan," ujar Vice CEO PT Pan Brothers Tbk Anne Patricia Sutanto dalam sharing session Top Business Talk volume 1 yang dilakukan via Zoom, Jumat (18/9/2020).

"Kami juga bisa bantu pemerintah dengan tidak menghilangkan lapangan kerja bahkan menambah lapangan kerja baru,” sambung dia.

Baca juga: Diragukan Tangani Covid-19, Luhut: Saya Dibantu Banyak Orang Pintar

Lebih lanjut, Anne menjelaskan pentingnya mengembangkan karyawan untuk bisa memiliki kemampan yang beragam dan memiliki kemampuan beradaptasi yang baik dan cepat.

“Pada proses pembuatan APD dan masker, ada pekerjaan tambahan yang membutuhkan SDM lebih dengan skill yang berbeda-beda. Bukan hanya karyawan yang sudah bekerja di Pan Brothers, calon karyawan baru yang kami cari pun harapannya bisa mengembangkan dirinya dan beradaptasi dengan cepat,” ujar Anne.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Aditya Warman menjelaskan strategi pertahanan perusahaan di tengah pandemi harus fokus pada pengembangan talenta kerja di dalam perusahaan.

Baca juga: 1,8 Juta Guru Honorer Bakal Dapat Bantuan, Skemanya Mirip Subsidi Gaji

Ia mengatakan, hal-hal yang perlu dilakukan adalah mengetahui spesifikasi kemampuan yang dibutuhkan dan menemukan minat dan bakat dari karyawan. Jika tidak memungkinkan secara keuangan untuk rekrut karyawan baru dengan kemampuan baru, penting untuk perusahaan mengembangkan karyawan yang ada.

Sementara CEO TopKarir Indonesia Bayu Janitra Wirjoatmodjo menambahkan, PHK bukanlah satu-satunya jalan untuk menyikapi Covid-19. Tapi kalaupun keputusannya adalah PHK untuk merekrut kembali, maka perusahaan harus betul-betul mendapatkan talenta yang bisa beradaptasi dengan kondisi pandemi saat ini.

“Di masa pandemi ini keberlangsungan bisnis harus dilakukan dengan cepat, aman, dan bergantung pada talenta muda yang efektif dan efisien yang dimiliki perusahaan. Talenta muda yang bekerja sesuai minat dan bakat, melek digital, multi tasking dan cepat beradaptasi. Selama ini Top Karir bisa bantu menemukan minat dan bakat untuk Pan Brothers lewat fitur Tes Minat Bakat kami,” kata Bayu.

Baca juga: Menpan RB: Info dari Kepala BKN, Setiap Tahun Selalu Ada Calo CPNS



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MITJ Tidak Bisa Kelola Dana Subsidi KRL

MITJ Tidak Bisa Kelola Dana Subsidi KRL

Whats New
Watson dan Grab Berkolaborasi Kembangkan Bisnis di Asia Tenggara

Watson dan Grab Berkolaborasi Kembangkan Bisnis di Asia Tenggara

Rilis
Kritik Proyek Infrastruktur yang Didanai SBSN, Bappenas: Ada yang Kinerjanya Tak Optimal

Kritik Proyek Infrastruktur yang Didanai SBSN, Bappenas: Ada yang Kinerjanya Tak Optimal

Whats New
Erick Thohir Bantah Ada Chip di Dalam Vaksin Covid-19

Erick Thohir Bantah Ada Chip di Dalam Vaksin Covid-19

Whats New
Erick Thohir: Merek dan Jenis Vaksin Covid-19 Mandiri Akan Berbeda dengan yang Gratis

Erick Thohir: Merek dan Jenis Vaksin Covid-19 Mandiri Akan Berbeda dengan yang Gratis

Whats New
Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Turun Berasal dari Penerima Upah dan Jasa Konstruksi

Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Turun Berasal dari Penerima Upah dan Jasa Konstruksi

Whats New
RCEP Diprediksi Dongkrak 20 Persen Investasi ke RI

RCEP Diprediksi Dongkrak 20 Persen Investasi ke RI

Whats New
Tingkatkan Ekspor, Indonesia Perlu Manfaatkan China

Tingkatkan Ekspor, Indonesia Perlu Manfaatkan China

Whats New
Menaker: Pengelolaan Dana Investasi BPJS Ketenagakerjaan Ketat dan Dipagari Regulasi

Menaker: Pengelolaan Dana Investasi BPJS Ketenagakerjaan Ketat dan Dipagari Regulasi

Whats New
Kata Pedagang soal Penyebab Mahalnya Harga Daging Sapi

Kata Pedagang soal Penyebab Mahalnya Harga Daging Sapi

Whats New
Buka Peluang Bisnis, Angkasa Pura II Cari Pengelola Tunggal Iklan Outdoor

Buka Peluang Bisnis, Angkasa Pura II Cari Pengelola Tunggal Iklan Outdoor

Rilis
2021 Bisnis Makanan Berkonsep Cloud Kitchen Masih Berpeluang Besar

2021 Bisnis Makanan Berkonsep Cloud Kitchen Masih Berpeluang Besar

Smartpreneur
Kadin: 2021 Jadi Peluang RI Tingkatkan Kontribusi Ekspor terhadap PDB

Kadin: 2021 Jadi Peluang RI Tingkatkan Kontribusi Ekspor terhadap PDB

Whats New
Soal Rencana Akuisisi KCI oleh MRT, KAI: Jangan Sampai Transaksi Melemahkan Perseroan

Soal Rencana Akuisisi KCI oleh MRT, KAI: Jangan Sampai Transaksi Melemahkan Perseroan

Whats New
Sri Mulyani Berharap Tak Ada Korupsi di Proyek Infrastruktur yang Dibiayai Surat Utang Syariah

Sri Mulyani Berharap Tak Ada Korupsi di Proyek Infrastruktur yang Dibiayai Surat Utang Syariah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X