Bayar PBB Bisa dari GoPay, Begini Caranya

Kompas.com - 23/09/2020, 13:14 WIB
Ilustrasi Gopay. Kompas.com/Retia Kartika DewiIlustrasi Gopay.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gojek melalui layanan pembayarannya yaitu GoPay memberikan kemudahan kepada para penggunanya untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta biaya retribusi daerah secara non-tunai melalui fitur GoTagihan.

Managing Director GoPay Budi Gandasoebrata menyatakan inisiatif ini diluncurkan untuk memberikan kemudahan kepada para penggunanya dalam membayar pajak tanpa harus ke luar rumah dan melakukan kontak fisik.

"Apalagi sekarang sejak ada pandemi dihimbau untuk di rumah aja dan mengurangi adanya kontak fisik. Melihat itu, kami ingin memberikan kemudahan kepada para pengguna kami sekaligus membantu pemerintah dalam mengurus biaya pajak," ujarnya dalam jumpa pers virtual, Rabu (23/9/2020).

Baca juga: Langganan Spotify Premium Bisa Bayar Pakai GoPay, Begini Caranya

Menurutnya cara melakukan transaksi bayar pajak melalui GoTagihan sangat mudah. Pertama, dijelaskan dia, pengguna membuka aplikasi GoTagihan pada aplikasi Gojeknya.

Lalu pengguna bisa memilih kategori Public Services. Pada halaman Public Services, pengguna bisa memilih icon PBB untuk pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB) atau icon Retribution untuk membayar retribusi. Selanjutnya, masukan nomor ID atau nomor tagihan dan lakukan konfirmasi pembayaran.

"Setelah itu pengguna bisa memasukan PIN rahasia GoPay-nya dan setelah pembayaran berhasil, swipe up untuk melihat detail pembayaran. Lebih mudah dan enggak butuh waktu banyak kan," jelasnya.

Selain itu Budi bilang kemudahan pembayaran ini sudah bisa dirasakan oleh berbagai masyarakat di berbagai daerah lainnya seperti Jawa Tengah, Yogyakarta, Sumatera Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan hingga Riau.

Baca juga: Cara Cairkan Saldo Kartu Prakerja di OVO, LinkAja dan GoPay

Layanan GoTagihan atau GoBillz ini pun, kata dia, bukan hanya untuk membayar pajak dan restribusi saja tapi bisa dimanfaatkan untuk membayar berbagai jenis tagihan lainnya seperti PLN, PDAM, multifinance hingga pemenuhan kebutuhan lainnya.

"Kami berkomitmen terus untuk memberikan beragam kemudahan lainnya kepada para pengguna kami. Kami percaya dengan adanya layanan ini semakin banyak masyarakat yang taat bayar pajak," ungkapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 SPBG Dipastikan Tetap Beroperasi Saat Libur Lebaran

SPBG Dipastikan Tetap Beroperasi Saat Libur Lebaran

Whats New
Ini Daftar Agen JNE yang Tetap Buka 24 Jam di Libur Lebaran

Ini Daftar Agen JNE yang Tetap Buka 24 Jam di Libur Lebaran

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Puasa Terakhir, Ini Aneka Hidangan untuk Berbuka yang Bisa Dicoba

[KURASI KOMPASIANA] Puasa Terakhir, Ini Aneka Hidangan untuk Berbuka yang Bisa Dicoba

Rilis
DPR: Jangan Sampai Perusahaan Pura-pura Tidak Mampu Bayar THR

DPR: Jangan Sampai Perusahaan Pura-pura Tidak Mampu Bayar THR

Whats New
 Layanan KRL dan KA Lokal Tetap Beroperasi Saat Libur Lebaran, Simak Perubahannya

Layanan KRL dan KA Lokal Tetap Beroperasi Saat Libur Lebaran, Simak Perubahannya

Whats New
Bakal Merugi, Pengusaha Tolak Kebijakan Tutup Mal Selama Lebaran

Bakal Merugi, Pengusaha Tolak Kebijakan Tutup Mal Selama Lebaran

Whats New
Sarinah Go Global, Produk UMKM Bakal Mengisi 100 Gerai Bebas Bea

Sarinah Go Global, Produk UMKM Bakal Mengisi 100 Gerai Bebas Bea

Whats New
KKP Mulai Penyidikan Dua Kapal Berbendera Malaysia Yang Diduga Lakukan Ilegal Fishing di Selat Malaka

KKP Mulai Penyidikan Dua Kapal Berbendera Malaysia Yang Diduga Lakukan Ilegal Fishing di Selat Malaka

Whats New
Daripada Tarif PPN Naik, Pemerintah Dianggap Lebih Baik Naikkan Cukai Alkohol dan Rokok

Daripada Tarif PPN Naik, Pemerintah Dianggap Lebih Baik Naikkan Cukai Alkohol dan Rokok

Whats New
Sandiaga Uno Minta Pengelola Mall dan Restoran Patuhi Protokol CHSE

Sandiaga Uno Minta Pengelola Mall dan Restoran Patuhi Protokol CHSE

Whats New
Ekonom Perkirakan Dampak Kenaikan PPN Bisa Dorong Inflasi Jadi 3-4 Persen

Ekonom Perkirakan Dampak Kenaikan PPN Bisa Dorong Inflasi Jadi 3-4 Persen

Whats New
462.560 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek via Tol pada 6-12 Mei 2021

462.560 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek via Tol pada 6-12 Mei 2021

Whats New
PT Vale Indonesia Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi dan Syaratnya

PT Vale Indonesia Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi dan Syaratnya

Whats New
Ada Larangan Mudik, Omzet Penjualan di Rest Area Turun hingga 95 Persen

Ada Larangan Mudik, Omzet Penjualan di Rest Area Turun hingga 95 Persen

Whats New
Mudik Dilarang, Pusat Perbelanjaan Diramal Padat Pengunjung pada H+1 Lebaran

Mudik Dilarang, Pusat Perbelanjaan Diramal Padat Pengunjung pada H+1 Lebaran

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X