Dirjen PRL Kementerian KKP Tutup Usia, Menteri Edhy: Saya Bersaksi Beliau Orang Baik

Kompas.com - 28/09/2020, 16:50 WIB
Dirjen Pengolalaan Ruang Laut, KKP, Aryo Hanggono saat ditemui disela sosialisasi nasional program pengembangan usaha garam rakyat di Semarang, Kamis (30/01/2020) malam. KOMPAS.com/RISKA FARASONALIADirjen Pengolalaan Ruang Laut, KKP, Aryo Hanggono saat ditemui disela sosialisasi nasional program pengembangan usaha garam rakyat di Semarang, Kamis (30/01/2020) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengungkapkan duka mendalam atas berpulangnya Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL) Aryo Hanggono.

Sebagai informasi, Aryo Hanggono wafat sekitar pukul 04.50 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2020). Aryo meninggal di usia 55 tahun setelah sekitar dua pekan berjuang melawan Covid-19.

"Selamat jalan sahabat. Saya berduka dan amat kehilangan. Terima kasih atas pengabdian, pertemanan, dan sederet karya yang telah ditorehkan. Istirahatlah dengan tenang. Pengabdian dan perjuanganmu akan kami teruskan," tulis Menteri Edhy di akun sosial medianya, Senin (28/9/2020).

Baca juga: Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Aryo Hanggono Meninggal akibat Covid-19

Aryo Hanggono resmi menjabat Dirjen PRL mulai Maret 2020, setelah kurang lebih tiga bulan mengemban tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

Selama menjabat sebagai orang nomor satu di KKP, banyak kesan baik yang didapat Menteri Edhy dari sosok Aryo Hanggono.

Menurutnya, Aryo Hanggono pekerja keras, cerdas, dan taat beribadah. Aryo juga rendah hati, dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan setiap tugas yang diemban.

"Saya bersaksi, Pak Aryo Hanggono adalah orang baik, berdedikasi tinggi, religius, rendah hati, cerdas dan selalu total dalam bekerja.

Bangsa ini khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan telah kehilangan salah satu orang terbaik. Orang yang mendedikasikan hidupnya untuk memikirkan tata kelola ruang laut Indonesia," ujar Edhy.

Adapun jenazah Aryo dimakamkan di TPU Pondok Ranggon sekira pukul 10.00 WIB. Aryo Hanggono meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.

Baca juga: Luhut Minta Perusahaan Farmasi Kebut Produksi Obat Covid-19

"Mohon doa tulus dari para sahabat semua, semoga Almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Aamiin," harap Edhy.

Aryo Hanggono lahir di Bogor pada 23 Juli 1965. Dia menyelesaikan pendidikan sekolah dasar hingga SMA di Bandung. Lalu, melanjutkan pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Planologi pada tahun 1989.

Kemudian, Aryo lanjut studi di Universite de Paris X-Nanterre, Prancis jurusan Geografi. Kemudian mengambil gelar doktor di kampus serupa.

Aryo mulai menduduki posisi penting di KKP sejak tahun 2000. Jabatan pertamanya adalah Kepala Sub Direktorat Usaha Jasa Kelautan, Departemen Kelautan dan Perikanan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X