Terpukul Pandemi, Pengusaha Mal Rugi Rp 200 Triliun

Kompas.com - 28/09/2020, 19:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budiharjo Iduansjah mengatakan, pandemi Covid-19 sangat memukul pengusaha karena kerugian ekonomi yang ditimbulkan.

Setidaknya omzet peritel turun hingga Rp 200 triliun.

Kondisi ini terjadi seiring dengan bayang bayang-bayang resesi dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), khususnya di Jakarta masih terus berlangsung.

Baca juga: Tertekan Pandemi, Pengusaha Mal Minta Keringanan Pajak Sewa hingga Pajak Parkir

"Kami itu setahun sekitar Rp 400 triliun omzetnya. Kalaupun hanya 50 persen omzetnya, ya turun Rp 200 triliun, kerugiannya di situ. Tapi kan biayanya enggak bisa utuh," kata dia dalam konferensi pers virtual, Senin (28/9/2020).

Ia mengatakan, saat Jakarta mulai melakukan pelonggaran dengan PSBB Transisi, di mana mal dibuka dan restoran kembali melayani makan di tempat (dine in), pengusaha mulai berharap untuk bisa pulih.

Sayangnya itu hanya sebentar, karena Jakarta kini kembali memperketat PSBB.

Padahal, lanjutnya, separuh kekuatan perekonomian Jakarta berada di sektor titel, yang sebagian besarnya bernaung di pusat perbelanjaan.

Baca juga: Pengusaha Mal Minta Pemerintah Beri Subsidi Gaji ke Karyawan

Terlebih, restoran yang menjadi destinasi utama pengunjung ke mal kini tak bisa lagi dine in.

"Itu juga berpengaruh sangat besar ke tenant lain dalam mal, karena tidaklah mungkin orang ke mal tetapi terus tidak ada yang ke restoran atau kafe. Mereka akhirnya mengurungkan ke mal-nya," katanya.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menambahkan, saat penerapan PSBB pertama kali kondisi perekonomian masih belum dibayangi resesi, sehingga umumnya masih mampu bertahan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.