Ini Cara Gojek Tingkatkan Keamanan Pelanggan dan Driver

Kompas.com - 13/10/2020, 15:48 WIB
Ilustrasi Gojek. Dok Humas GojekIlustrasi Gojek.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 mendorong terjadinya percepatan pertumbuhan transaksi digital. Pada September 2020, Bank Indonesia (BI) melaporkan transasksi digital meningkat hingga 37,8 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Namun, banyak pihak meyakini, pertumbuhan tersebut akan dibayang-bayangi oleh potensi kejahatan digital, seperti halnya penipuan secara online.

Gojek, sebagai salah satu aplikasi terbesar di Indonesia saat ini pun telah menginisiasi berbagai langkah guna meningkatkan keamanan pelanggan maupun mitra perusahaan.

SVP Corporate Affairs Gojek, Rubi Purnomo, mengatakan, langkah peningkatan keamanan terdiri dari tiga pilar utama, yakni edukasi, teknologi dan proteksi.

Baca juga: Masyarakat Enggan Belanja, Jumlah Tabungan di Atas Rp 5 Miliar Melesat

Rubi menjelaskan, untuk pilar edukasi pihaknya telah meluncurkan sebuah modul yang relevan, diperuntukan bagi pelanggan maupun mitra.

"Selain itu juga kami berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan," ujarnya dalam diskusi virtual, Selasa (13/10/2020).

Lalu, Gojek juga sudah mengeluarkan berbagai fitur teknologi, yang diberi nama Gojek Shield, guna mencegah tindak kejahatan bagi pengguna ataupun mitra driver.

Gojek setidaknya memiliki tiga fitur utama untuk melindungi pelanggan, yang terdiri dari penyamaran nomor telepon, intervensi pesan, dan tombol darurat terhubung langsung dengan unit darurat.

"Ini semua berbasis kecerdasan buatan atau AI," kata dia.

Baca juga: Rumah Mewah Ini Dilelang Online Rp 30 Miliar, Minat?

Sementara bagi para mitra driver, Gojek menyediakan fitur verifikasi wajah. Fitur tersebut baru diluncurkan, guna mengantisipasi penyalahgunaan akun mitra.

Pilar terakhir namun tidak kalah pentingnya, ialah proteksi. Melalui pilar ini, Gojek ingin memberikan jaminan perlindungan dan penanganan bagi seluruh pengguna.

Beberapa jaminan utama yang diberikan Gojek ialah verifikasi mitra driver, pengembalian saldo GoPay, dan asuransi bagi mitra maupun pelanggan.

"Kalau ada kecelakaan bahkan sampai kematian mendapatkan santunan dari asuransi kita," ucap Rubi.

Melalui tiga pilar utama tersebut, Gojek berharap dapat meminimalisasi terjadinya tindak kejahatan digital di aplikasi, baik untuk pelanggan maupun mitra.

Baca juga: Menaker Ingatkan Perusahaan Tetap Terapkan K3 di Tengah Pandemi Covid-19



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Spend Smart
Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Whats New
Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Whats New
Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Whats New
Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

Rilis
Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Whats New
Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Whats New
779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

Whats New
7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

Whats New
Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Whats New
Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Rilis
KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

Whats New
Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Whats New
Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X