Swasta Bantu Pemprov DKI Jakarta Tingkatkan Pemilahan Sampah

Kompas.com - 16/10/2020, 19:10 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng PT Chandra Asri Petrochemical Tbk untuk meningkatkan pemilahan sampah.

Ini dilakukan melalui program milik Dinas Lingkungan Hidup, yakni Jakarta REcycle Center (JRC).

"Program ini bertujuan untuk memberikan advokasi kepada masyarakat tentang pentingnya partisipasi aktif seluruh warga dalam pengangkutan sampah terpilah dan terjadwal," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih dalam keterangan tertulis, Jumat (16/10/2020).

Baca juga: Ini Cara Tukar Sampah Jadi Tabungan Emas di Pegadaian

Andono menjelaskan JRC diadaptasi dari program serupa di Kota Osaki, Jepang sekaligus merupakan wujud Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup RW, di mana pemilahan sampah di mulai dari setiap rumah tangga.

Sampai saat ini, program JRC dari DLH DKI Jakarta ini telah melibatkan sekitar 1.000 Kepala Keluarga di lokasi komplek Bukit Mas, Ozone, dan Taman Alfa Indah.

Setiap warga mendapatkan edukasi untuk melakukan pemilihan berdasarkan delapan kategori yaitu sisa makanan, plastik, kertas, botol PET & cup, logam, kaca, B3, dan residu.

"Target kami program ini dapat diimplementasikan oleh seluruh warga pada Kecamatan Pesanggrahan pada tahun 2023," kata Andono.

Baca juga: Kurangi Sampah, Mulai dari Diri Sendiri!

Dalam mendukung program Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Recycle Center ini, Chandra Asri memberikan 36.000 lembar kantong sampah berbahan 100 persen daur ulang yang akan dibagikan kepada masyarakat untuk memudahkan pemilahan sampah. Kantong sampah ini dapat digunakan ulang dan dapat kembali didaur ulang.

Direktur CAP Suryandi mengatakan, partisipasi perseroan dalam program ini dalam upaya menciptakan siklus ekonomi sirkular.

"Semoga kantong sampah berbahan daur ulang ini dapat membantu DKI Jakarta mengurangi jumlah sampah di TPA. Sampah plastik yang dikelola dengan baik dapat menghasilkan sumber daya baru yang memiliki nilai tambah," ujar Suryandi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X