Pulsa dan Air Galon Masuk KHL, KSPI: Sekadar Basa-basi...

Kompas.com - 20/10/2020, 07:38 WIB
Ilustrasi buruh TRIBUNNEWS/DANY PERMANAIlustrasi buruh

Sementara itu, bagi perusahaan yang tak mampu bertahan lama di masa pandemi disarankan melakukan dialog kepada perwakilan serikat pekerjanya.

"Karena, pada saat ini pun kita mesti bersyukur, buruh-buruh masih bekerja, ketimbang menuntut yang tidak masuk akal di masa pandemi ini. Kalau misalkan perusahaan-perusahaan mampu, lakukanlah kenaikan. Bagi perusahaan tidak mampu, berbicaralah dengan perwakilan di sana. Itu kan ada ketentuan pembayaran upah minimum bisa dicicil atau ditangguhkan hingga tahun depan," anjur dia.

Pemerintah melalui Kemenaker telah menetapkan komponen kebutuhan hidup layak bagi buruh atau pekerja bertambah. Penambahan komponen tersebut meliputi uang pulsa atau paket data sebesar 2 gigabyte atau setara Rp 50.000 setiap bulan, mendapatkan kebutuhan air galon sebanyak 3 tabung tiap bulan, serta jaminan sosial sebesar 2 persen dari total pengeluaran.

Hal ini diatur di Permenaker Nomor 18 Tahun 2020 sebagai pengganti dari Permenaker Nomor 13 Tahun 2012 tentang Kebutuhan Hidup Layak. Regulasi KHL ini akan menjadi pertimbangan pemerintah pusat maupun daerah dalam menetapkan kenaikan upah minimum untuk tahun 2021.

Baca juga: Paket Pulsa dan Air Galon Masuk Komponen Hidup Layak

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X