Berkat PayPal, Harga Bitcoin Tembus Rp 190 Juta

Kompas.com - 22/10/2020, 19:39 WIB
Ilustrasi Bitcoin. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi Bitcoin.

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga aset kripto atau cryptocurrency bitcoin menyentuh 12.950 dollar AS atau setara sekitar Rp 190 juta pada Rabu (21/10/2020) malam. Ini merupakan harga tertinggi bitcoin selama dua tahun terakhir.

Salah satu faktor yang meningkatkan harga bitcoin adalah perusahaan pembayaran digital PayPal yang mengeluarkan fitur pembayaran bitcoin.

William Sutanto, direksi Bitcoin Indonesia atau Bitcoin.co.id mengatakan, keputusan PayPal menerima bitcoin menjadi salah satu faktor mendorong permintaan bitcoin secara masif. Sehingga, harganya meningkat.

Baca juga: Perusahaan AS Beli Bitcoin Rp 8,8 Triliun, Apa Menguntungkan?

“Fitur PayPal tersebut ikut mendorong permintaan bitcoin secara masif hingga membuat harganya mencapai puncaknya. Seperti yang kita ketahui, salah satu faktor yang meningkatkan harga bitcoin adalah banyak permintaan,” kata William dalam keterangan tertulis, Kamis (22/10/2020).

Bitcoin sempat menyentuh harga Rp 183 juta apada Agustus 2020. Kemudian, harga bitcoin sempat turun ke 10.000 dollar AS atau sekitar Rp 150 juta pada September lalu dan terus merangkak naik.

“Pada Agustus lalu, (bitcoin) menyentuh level 12.300 dollar AS atau sekitar Rp 183 juta. Ini harga tertinggi selama dua tahun terakhir. Kemudian, ada masa pasar jenuh dan sempat menurun. Namun, itu terbukti bahwa penurunannya sementara dan tidak signifikan. Kini bitcoin menyentuh level tertingginya lagi,” sebut William.

Menurut dia, pergerakan harga bullish yang dialami bitcoin sudah diramalkan dari awal tahun. Jika dilihat dari masa itu, peningkatan harga bitcoin melebihi 90 persen.

Baca juga: Sejak Maret, Harga Bitcoin Telah Melonjak hingga 180 Persen

Pada Januari 2020, harga bitcoin masih berada di level Rp 99 juta atau 7.300 dollar AS.

“Bahkan kalau kita lihat dari awal pandemi corona di Indonesia, yaitu pada Maret 2020, kenaikan bitcoin naik melebihi 150 persen. Maret 2020 itu, bitcoin sempat jatuh ke Rp 65 juta,” imbuhnya.

William menjelaskan, pergerakan harga itu juga membuktikan bitcoin sebagai aset safe haven dan menjadi primadona di musim pandemi ini. Tidak heran orang-orang mengamankan uangnya ke aset kripto yang paling populer tersebut, saat harga instrumen investasi lain terpengaruh pandemi.

 

Ia berpandangan, bukan tidak mungkin bitcoin kembali melewati harganya saat ini atau bahkan lebih tinggi dari yang diharapkan orang-orang. Menurut William, bisa saja ini peningkatan harga terjadi hingga pergantian tahun 2021.

Menurut William, ada beberapa sentimen yang mendongkrak harga bitcoin.

“Contoh yang turut mempengaruhi harga bitcoin baru-baru ini adalah adalah ketidakstabilan politik di Amerika Serikat, serta hubungan China dan Taiwan yang semakin memanas. Ditambah dengan berita perusahaan-perusahaan besar mulai berinvestasi dan mengintegrasikan bitcoin ke dalam bisnis mereka," ungkap William.

Menurutnya, saat ini, masih belum terlambat untuk berinvestasi di bitcoin. Bitcoin.co.id memiliki fitur yang lebih mudah digunakan dan khusus untuk orang-orang yang ingin berinvestasi bitcoin secara instan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Pandemi, Ekspor Sarang Burung Walet Indonesia Capai Rp 28,9 Triliun

Selama Pandemi, Ekspor Sarang Burung Walet Indonesia Capai Rp 28,9 Triliun

Whats New
Mengintip Makna dari Relief di Gedung Sarinah

Mengintip Makna dari Relief di Gedung Sarinah

Whats New
17 Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terima Santunan Rp 50 Juta dari Jasa Raharja

17 Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terima Santunan Rp 50 Juta dari Jasa Raharja

Whats New
Reklamasi Bekas Tambang Timah Habiskan Rp 29 Miliar

Reklamasi Bekas Tambang Timah Habiskan Rp 29 Miliar

Whats New
BPOM Jelaskan Alasan Vaksin Sinovac Boleh Digunakan meski Uji Klinis Fase III Belum Selesai

BPOM Jelaskan Alasan Vaksin Sinovac Boleh Digunakan meski Uji Klinis Fase III Belum Selesai

Whats New
Ini Enaknya Punya Kartu Kredit...

Ini Enaknya Punya Kartu Kredit...

Spend Smart
[POPULER DI KOMPASIANA] Parasut pada Pesawat | Kebijakan Baru WhatsApp | Setop Stigmatisasi Janda

[POPULER DI KOMPASIANA] Parasut pada Pesawat | Kebijakan Baru WhatsApp | Setop Stigmatisasi Janda

Rilis
Bea Cukai Tangkap Mafia Rokok Ilegal, Begini Kronologinya

Bea Cukai Tangkap Mafia Rokok Ilegal, Begini Kronologinya

Whats New
Meski Vaksin Mandiri untuk Korporasi Dibuka, Menkes Pastikan Vaksin Gratis Tetap Ada

Meski Vaksin Mandiri untuk Korporasi Dibuka, Menkes Pastikan Vaksin Gratis Tetap Ada

Whats New
Besok Tarif Tol Jakarta-Cikampek Naik, Ini Rinciannya

Besok Tarif Tol Jakarta-Cikampek Naik, Ini Rinciannya

Spend Smart
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal di Kepulauan Riau

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal di Kepulauan Riau

Whats New
Motivasi Kerja Hilang di Awal Tahun Baru? Cas Lagi dengan 6 Cara Ini

Motivasi Kerja Hilang di Awal Tahun Baru? Cas Lagi dengan 6 Cara Ini

Whats New
Erick Thohir Minta Direksi BUMN Belajar Nilai Kepedulian dari Milenial

Erick Thohir Minta Direksi BUMN Belajar Nilai Kepedulian dari Milenial

Whats New
Edufecta Sediakan Platform Pembelajaran Daring untuk Kampus Swasta se-Indonesia

Edufecta Sediakan Platform Pembelajaran Daring untuk Kampus Swasta se-Indonesia

Rilis
Sepekan IHSG Naik 1,85 Persen, Kapitalisasi Pasar Capai Rp 7.430 Triliun

Sepekan IHSG Naik 1,85 Persen, Kapitalisasi Pasar Capai Rp 7.430 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X