Kepala SKK Migas Sebut Cadangan Minyak Cukup untuk 15 Tahun

Kompas.com - 23/10/2020, 16:11 WIB
Kepala SKK Migas yang juga Dwi Soetjipto  usai membuka Joint Convention Yogyakarta 2019 di Hotel Tentrem, Kota Yogyakarta, Selasa (26/11/2019). KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOKepala SKK Migas yang juga Dwi Soetjipto  usai membuka Joint Convention Yogyakarta 2019 di Hotel Tentrem, Kota Yogyakarta, Selasa (26/11/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksanaan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto melaporkan, hingga September 2020 cadangan minyak bumi nasional mencapai 3,8 miliar barel.

Berbeda dengan pernyataan Menteri ESDM Arifin Tasrif yang menyebut cadangan minyak bumi akan habis dalam kurun waktu 9 tahun, Dwi mengatakan cadangan yang ada saat ini baru akan habis hingga 15 tahun mendatang.

Dwi menjelaskan, dengan asumsi produksi minyak saat ini di kisaran 705.000 barel per hari, maka per tahunnya produksi minyak mencapai 257 juta barel.

"Maka kalau kita hitung dari posisi 3,8 miliar barel oil, kira-kira 15 tahun (baru habis)," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (23/10/2020).

Baca juga: Manajemen Jiwasraya Minta Pemegang Polis Perbarui Data

Kendati demikian, mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) itu mendorong agar cadangan minyak terus ditambah. Ia tidak ingin produksi minyak menggerogoti cadangan yang ada.

"Tentu saja 15 tahunan ini harus kita jaga terus," ujarnya.

Oleh karenanya, Dwi mendorong agar rasio penggantian cadangan atau reserve replacement ratio (RRR) minyak bumi terus dijaga di atas 100 persen setiap tahunnya.

Sampai dengan kuartal III-2020, RRR baru mencapai 514 juta barel setara minyak atau setara 69,6 persen dari target yang dipatok. Untuk tahun ini, Dwi memproyeksikan RRR berada di level 132 persen dari target.

Agar dapat merealisasikan proyeksi tersebut, Dwi mendorong para kontraktor kontrak kerja sama (K3S) untuk melaksanakan eksplorasi agar cadangan dapat terus ditingkatkan.

"Ini lah harapannya kita bisa menjaga dan meningkatkan terus cadangan ini dengan berbagai riset-riset eksplorasi yang dilakukan oleh investor," ucapnya.

Baca juga: Airport Tax Ditanggung Pemerintah, Citilink Turunkan Harga Tiketnya hingga 15 Persen



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Spend Smart
Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Whats New
Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Whats New
Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Whats New
Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

Rilis
Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Whats New
Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Whats New
779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

Whats New
7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

Whats New
Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Whats New
Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Rilis
KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

Whats New
Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Whats New
Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X