KILAS

Jabat Ketua ASEAN Ketenagakerjaan 2020-2022, Indonesia Bakal Usung 3 Tema

Kompas.com - 29/10/2020, 08:47 WIB
Menaker Ida Fauziyah saat memimpin pertemuan tingkat Menaker se-ASEAN melalui Hybrid virtual meeting di Jakarta, Rabu (28/10/2020). DOK. Humas KemnakerMenaker Ida Fauziyah saat memimpin pertemuan tingkat Menaker se-ASEAN melalui Hybrid virtual meeting di Jakarta, Rabu (28/10/2020).

KOMPAS.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, sebagai Ketua Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) bidang ketenagakerjaan periode 2020-2022, Indonesia bakal mengusung tiga tema.

“Tiga tema tersebut adalah mempromosikan pekerja ASEAN untuk daya saing, ketahanan, dan ketangkasan dalam menghadapi pekerjaan masa depan,” ujar Ida.

Hal itu ia katakan saat memimpin pertemuan tingkat Menaker se-ASEAN, usai serah terima jabatan dari Tuan Haji Awang (Malaysia) selaku Ketua periode 2018-2020, melalui Hybrid virtual meeting di Jakarta, Rabu (28/10/2020).

Baca juga: Jadi Ketua Menaker Se-ASEAN, Ini yang Bakal Dilakukan Ida Fauziyah

Menaker Ida sendiri secara resmi menjabat Chair of ASEAN Labour Ministers Meeting (ALMM) atau Ketua Menteri-menteri Ketenagakerjaan se-ASEAN untuk masa jabatan periode 2020-2022.

"Tahun ini giliran Menaker Indonesia menjadi ketua forum kerja sama ASEAN bidang ketenagakerjaan periode 2020-2022, " kata Ida, seperti dalam keterangan tertulis yang KOMPAS.com terima.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ida menjelaskan, ALMM merupakan pertemuan tingkat Menteri ASEAN bidang ketenagakerjaan yang digelar setiap dua tahun sekali.

Baca juga: Ini Alasan Menaker Putuskan Upah Minimum 2021 Tidak Naik

“Pertemuan ini juga dihadiri oleh sepuluh negara anggota ASEAN,” imbuhnya.

Selain itu, kata Ida, dalam kegiatan tersebut dilaksanakan pula pertemuan ALMM+3 yang diikuti 10 Menaker negara ASEAN dan tiga negara mitra ASEAN.

Adapun negara mitra tersebut, yaitu Jepang, Republik Korea dan Republik Rakyat Tiongkok.

Ida kembali menerangkan, ALMM merupakan forum diskusi, tukar informasi dan pengalaman atau praktik terbaik.

Baca juga: Bisakah Gubernur Tentukan Upah Minimum Tahun Depan? Ini Kata Menaker

“Forum ini berhubungan tentang dampak transformasi digital terhadap pasar kerja dan jenis pendidikan vokasi yang dibutuhkan,” ujarnya.

Bukan hanya itu, lanjut dia, forum tersebut termasuk membahas hubungan kerja, dialog sosial dan jaminan sosial bagi pekerja di era ekonomi digital.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X