Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sebelum Jadi Artis, Lukman Sardi Pernah Jadi Agen Asuransi

Kompas.com - 02/11/2020, 20:07 WIB
Akhdi Martin Pratama,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktor Lukman Sardi rupanya pernah menjadi agen asuransi. Hal tersebut terjadi saat dirinya baru lulus kuliah.

Mulanya, Lukman tertarik menjadi agen asuransi setelah melihat sahabatnya menekuni profesi tersebut.

“Nah aku lihat ini potensial untuk kerja di sana. Sekaligus ada sesuatu yang buat aku berpikir ada sesuatu yang bisa berguna untuk orang lain, tidak hanya diri sendiri,” ujar Lukman dalam webinar, Senin (2/11/2020).

Baca juga: Garuda Indonesia Raih Sertifikasi Good Distribution Pratice Kargo Farmasi

Aktor yang terlibat dalam film Gundala ini pernah jatuh bangun dalam menekuni profesi agen asuransi.

Dia kerap mendapat penolakan ketika mencoba menawarkan produk asuransinya.

“Sebenarnya yang awal, saat kita meyakinkan orang (bergabung asuransi) itu enggak gampang. Banyak yang merasa enggak perlu asuransi. Jadi ada moment di mana aku start bicara tapi enggak bisa sekali, ada penolakan, akhirnya diterima. Itu pengalaman berharga,” kata dia.

Menurut Lukman, profesi agen asuransi memiliki banyak manfaat. Selain bisa menjadi ladang penghasilan, profesi tersebut juga bisa memberikan banyak pengalaman.

“Sebenarnya ini kan peluang yang menarik kerja jadi agent asuransi, ada pemasukan, sekaligus bisa share sesuatu yang baik, apalagi di masa pandemi ini, situasi yang setba sulit. Ini kan suatu produk yang bisa memberikan solusi. Kerennya lagi bisa ketemu banyak orang dengan beragam karakter,” ungkap Lukman.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Menko Airlangga soal Kondisi Geopolitik Global: Belum Ada Apa-apa, Kita Tenang Saja...

Menko Airlangga soal Kondisi Geopolitik Global: Belum Ada Apa-apa, Kita Tenang Saja...

Whats New
Pasar Perdana adalah Apa? Ini Pengertian dan Alur Transaksinya

Pasar Perdana adalah Apa? Ini Pengertian dan Alur Transaksinya

Work Smart
Apa Dampak Konflik Iran-Israel ke Industri Penerbangan Indonesia?

Apa Dampak Konflik Iran-Israel ke Industri Penerbangan Indonesia?

Whats New
HUT Ke-35 BRI Insurance, Berharap Jadi Manfaat bagi Masyarakat

HUT Ke-35 BRI Insurance, Berharap Jadi Manfaat bagi Masyarakat

Rilis
Menperin Siapkan Insentif untuk Amankan Industri dari Dampak Konflik Timur Tengah

Menperin Siapkan Insentif untuk Amankan Industri dari Dampak Konflik Timur Tengah

Whats New
Respons Bapanas soal Program Bantuan Pangan Disebut di Sidang Sengketa Pilpres

Respons Bapanas soal Program Bantuan Pangan Disebut di Sidang Sengketa Pilpres

Whats New
Freeport Indonesia Catat Laba Bersih Rp 48,79 Triliun pada 2023, Setor Rp 3,35 Triliun ke Pemda Papua Tengah

Freeport Indonesia Catat Laba Bersih Rp 48,79 Triliun pada 2023, Setor Rp 3,35 Triliun ke Pemda Papua Tengah

Whats New
KPLP Kemenhub Atasi Insiden Kebakaran Kapal di Perairan Tanjung Berakit

KPLP Kemenhub Atasi Insiden Kebakaran Kapal di Perairan Tanjung Berakit

Whats New
Wamenkeu Sebut Suku Bunga The Fed Belum Akan Turun dalam Waktu Dekat

Wamenkeu Sebut Suku Bunga The Fed Belum Akan Turun dalam Waktu Dekat

Whats New
PNS yang Dipindah ke IKN Bisa Tempati Apartemen Mulai September

PNS yang Dipindah ke IKN Bisa Tempati Apartemen Mulai September

Whats New
RMKE: Ekspor Batu Bara Diuntungkan dari Pelemahan Rupiah

RMKE: Ekspor Batu Bara Diuntungkan dari Pelemahan Rupiah

Whats New
Antisipasi Darurat Pangan di Papua Selatan, Kementan Gencarkan Optimasi Lahan Rawa di Merauke

Antisipasi Darurat Pangan di Papua Selatan, Kementan Gencarkan Optimasi Lahan Rawa di Merauke

Whats New
Erick Thohir Minta Pertamina hingga MIND ID Borong Dollar AS, Kenapa?

Erick Thohir Minta Pertamina hingga MIND ID Borong Dollar AS, Kenapa?

Whats New
Nasabah Kaya Perbankan Belum 'Tersengat' Efek Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Nasabah Kaya Perbankan Belum "Tersengat" Efek Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Whats New
Apa Saja Penyebab Harga Emas Naik Turun?

Apa Saja Penyebab Harga Emas Naik Turun?

Work Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com