Modalku Tawarkan Pinjaman Dana hingga Rp 2 Miliar Tanpa Agunan kepada UMKM

Kompas.com - 20/11/2020, 07:23 WIB
Co-Founder dan CEO Modalku Reynold Wijaya dan COO Modalku Iwan Setiawan. Kompas.com/Mutia FauziaCo-Founder dan CEO Modalku Reynold Wijaya dan COO Modalku Iwan Setiawan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Modalku sebagai platform peer-to-peer (P2P) lending digital menawarkan fasilitas pinjaman tanpa agunan hingga Rp 2 miliar kepada pelaku usaha yang memasarkan produknya melalui berbagai platform atau secara daring maupun UMKM.

Co Founder & COO Modalku Iwan Kurniawan mengatakan, para pelaku usaha daring yang mengajukan pinjaman dana, pihaknya akan langsung mempercepat proses maksimal tiga hari penyelesaian.

Asalkan dokumen yang diminta telah dilengkapi.

Baca juga: Membaca Gelagat Penghapusan Premium, Mulai dari Program Langit Biru hingga Diskon Pertalite

“Peningkatan penggunaan layanan digital di masyarakat selama masa pandemi ini turut mempengaruhi perkembangan bisnis pengusaha online. Potensi ini menjadi motivasi bagi Modalku untuk bisa menjangkau lebih banyak pengusaha online di Indonesia," ujar Iwan melalui keterangan tertulis, Kamis (19/11/2020).

Iwan menjelaskan bahwa bunga pinjaman yang dikenakan juga rendah, mulai dari 2 persen per bulan yang akan ditentukan berdasarkan profil risiko dari masing-masing pengusaha.

Menurut dia, hingga kini, nominal pinjaman yang diajukan oleh pelaku usaha bervariasi, dengan rata-rata sekitar Rp 25 juta.

Iwan menambahkan, sampai saat ini, Modalku telah memberikan akses pendanaan lebih dari Rp 760 miliar kepada lebih dari 26.000 pelaku usaha digital di Indonesia.

Namun, secara grup perusahaan yang ada di beberapa negara, penyaluran pinjaman usaha telah mencapai Rp 18,8 triliun.

Selain di Indonesia, Modalku juga beroperasi di Singapura dan Malaysia dengan nama Funding Societies.

Baca juga: [POPULER MONEY] Uang Nasabah Maybank Kembali Raib | Sindiran Edhy Prabowo untuk Susi Pudjiastuti

Sementara itu, Fifih selaku pelaku usaha yang meminjam dana menilai pinjaman dari Modalku berdampak terhadap penambahan omset usahanya.

Ia memanfaatkannya untuk memperbanyak stok dagangannya yang dipasarkan secara online.

“Fasilitas pinjaman yang diberikan oleh Modalku sangat membantu untuk penambahan stok barang usaha saya yang bergerak di bidang aksesoris dan alat kesehatan. Selama masa pandemi ini, saya sudah melakukan transaksi pinjaman beberapa kali di Modalku. Hasilnya, bisnis saya mengalami kenaikan omset sebesar 30 persen dengan adanya penambahan modal dari Modalku," kata Fifih.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X