Diadukan ke Polisi, Stafsus Erick Thohir Tak Mau Laporkan Balik Pospera

Kompas.com - 20/11/2020, 12:27 WIB
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga saat memberikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (8/4/2020). Dok. BNPBStaf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga saat memberikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (8/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga enggan melaporkan balik Ketua Umum DPP Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Mustar Bona Ventura Manurung ke polisi.

Pospera merupakan salah satu unsur relawan pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) di dua pilpres.

Beberapa pengurusnya ditunjuk menjadi komisaris di sejumlah BUMN. 

Baca juga: Ini Ragam Modus Penipuan Atas Nama Bank dan Cara Mencegahnya

“Saya kalau mau mengadukan balik Pospera sangat gampang kalau melihat sisi hukum,” ujar Arya kepada Kompas.com, Jumat (20/11/2020).

Arya mengaku mendapat banyak saran dari sisi aspek hukum terkait laporan Pospera kepada dirinya ke polisi.

Namun, juru bicara Erick Thohir itu memutuskan tidak akan melaporkan balik Pospera ke polisi.

“Saya bisa mengadukan balik mereka, tapi saya tidak mau melakukannya karena saya mau memberikan sinyal diskursus berdemokrasi kepada kawan-kawan Pospera,” kata Arya.

Arya menambahkan, dirinya kerap berdiskusi di beberapa jejaring sosial. Di situ banyak pihak-pihak yang memberi kritik keras terhadap Kementerian BUMN.

“Mengkritik bahkan membuat informasi tidak benar mengenai Kementrian BUMN, kami melayaninya dengan jawaban-jawaban yang cerdas. Makanya saya kalau diundang di media manapun mengenai BUMN akan saya layani, karena itu prinsip keterbukaan dalam berdemokrasi,” ungkap dia.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Mustar Bona Ventura Manurung, melaporkan Stafsus Menteri BUMN Arya Sinulingga ke Bareskrim Polri, pada Senin (16/11/2020).

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X