Uji Coba Bongkar-Muat Pelabuhan Patimban Bakal Libatkan Toyota hingga Daihatsu

Kompas.com - 30/11/2020, 19:20 WIB
Aktivitas pengerjaan proyek Pelabuhan Patimban di Cirebon. Pemprov Jabar tengah menggodok skempa pembiayaan proyek pemerintah melalui pembiayaan Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU). Dokumentasi Humas Pemprov JabarAktivitas pengerjaan proyek Pelabuhan Patimban di Cirebon. Pemprov Jabar tengah menggodok skempa pembiayaan proyek pemerintah melalui pembiayaan Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) akan melakukan uji coba bongkar muat terminal kendaraan pada Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kemenhub Ahmad mengatakan, rencananya uji coba dilakukan pada 3 Desember 2020 dengan melibatkan sejumlah pihak. Di antaranya PT Toyota Astra Motor Manufacturing Indonesia dan PT Astra Daihatsu Motor.

"Pelaksanaan uji coba pada 3 Desember 2020, pelaksanaan bongkar muat di pelabuhan patimban, latihan komunikasi, simulasi, koordinasi, dan evaluasi," ujarnya dalam acara Table Top Exercise yang ditayangkan virtual, Senin (30/11/2020).

Baca juga: Menhub: Bakal Ada Kota Baru Dekat Pelabuhan Patimban bernama "Kota Rebana"

Sebelumnya Kemenhub telah megadakan table top exercise uji coba bongkar muar Pelabuhan Patimban yang dilakukan di Kantor Pusat Kemenhub, Jakarta, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Ahmad menjelaskan, hal itu dilakukan untuk simulasi alur pelayanan bongkar muat, melatih, dan memantapkan kesiapan personil serta instansi terkait dalam rangka uji coba bongkar muat kendaraan ekspor.

Pada 29 November 2020 lebih dulu dilakukan pre table top exercise, yang merupakan familirisasi jaringan komunikasi. Kemudian, pada hari ini dilakukan table top exercise untuk simulasi pemanduan dan penyandaran kapal, lalu pemuatan kargo kendaraan tujuan ekspor, serta evaluasi.

"Ruang lingkup table top exercise pelayanan pemanduan dan penyandaran kapal, serta pelayanan bongkar muat kapal," kata Ahmad.

Baca juga: Kemenperin Ajak Industri Manfaatkan Pelabuhan Patimban yang Ditargetkan Jadi Pusat Dagang Internasional

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, dalam uji coba bongkar muat terminal kendaraan di Pelabuhan Patimban akan melibatkan sejumlah stakeholder terkait.

Adapun pihak-pihak yang dilibatkan meliputi Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Karantina Pelabuhan, Ditjen Imigrasi, Ditjen Bea dan Cukai, Kepanduan, Patimban Radio, hingga Port Facility Security Officer (PSO) Car Terminal Patimban.

Simulasi ini bertujuan untuk merancang komunikasi, baik itu pergerakan kapal di sisi laut, maupun prosedur bongkar muat barang di sisi darat, untuk menunjang keselamatan lalu lintas kapal, kelancaran, dan keamanan bongkar muat barang di wilayah perairan dan daratan Pelabuhan Patimban.

Sekedar informasi, Patimban mulai dibangun 2018 dan ditargetkan selesai seluruhnya pada 2027. 

Pada tahap pertama, Patimban akan memiliki kapasitas car terminal sebesar 218.000 CBU (Completely Built Up) dan kapasitas container terminal sebesar 250.000 TEUs dari total kapasitas kumulatif 3,75 Juta TEUs untuk tahap I secara keseluruhan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X