Kompas.com - 04/12/2020, 15:47 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua mantan pilot maskapai penerbangan PT Lion Mentari Airlines atau Lion Air, melayangkan somasi kepada maskapai dengan logo singa tersebut.

Somasi tersebut dilayangkan oleh dua orang mantan pilot Lion Air bernama Edie Franklin De Azaredo Machado dan Bertoldo Pinto Da Silva.

Kedua orang berkebangsaan Brasil itu mengajukan somasi kepada Lion Air karena gaji pokok, tunjangan, hingga pesangon belum dibayar sejak diberhentikan pada 8 Juni 2020.

"Pihak PT Lion Mentari Airlines sampai dengan saat ini belum membayarkan gaji dan tunjangan bulan April dan Mei 2020 yang menjadi hak dari klien kami," ujar kuasa hukum kedua mantan pilot Lion Air, Hendra Yudhi Nasution kepada Kompas.com, Jumat (4/12/2020).

Baca juga: Faisal Basri Sebut Menteri yang Bertugas Tangani Covid-19 Sibuk Urusi Investasi

Hendra memaparkan, nilai gaji pokok, tunjangan, dan bonus yang belum dibayarkan kepada kliennya, Edie Franklin, mencapai sebesar Rp 533 juta.

Sementara untuk nilai hak yang belum dibayarkan oleh maskapai milik Rusdi Kirana itu, kepada klien atas nama Bertoldo Pinto sebesar Rp 387 juta.

"Kami dan tim kuasa hukum sudah melayangkan somasi 1 tanggal 16 Juli 2020, tapi sampai hari ini belum ada tanggapan dari pihak Lion Air," kata Hendra.

Lebih lanjut Hendra menjelaskan, karena sampai saat ini belum mendapatkan respons dari Lion Air, pihaknya tengah menyiapkan proses pertemuan tripartit dengan Dinas Ketenagakerjaan atau Disnaker.

Baca juga: Promo, Tiket KA Bandara Kualanamu Dijual Hanya Rp 50.000

Menurutnya, bukan hanya dua kliennya saja yang belum menerima gaji ataupun bonus dari pihak Lion Air.

"Ada 40 orang pilot yang mengalami hal yang sama," kata dia.

Oleh karena itu, Ia berharap, dengan adanya somasi ini para mantan pilot lain dapat melakukan hal yang sama.

"Kalau ini bisa mendapat titik terang maka yang lainnya bisa menyusul untuk menggugat," ucapnya.

Kompas.com sudah mencoba menghubungi pihak Lion Air terkait somasi 2 mantan pilotnya. Namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan dari pihak Lion Air.

Baca juga: Kemenkeu Izinkan Lapindo Bayar Utang Pakai Aset, asal...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang 'BUMN Legal Summit 2022', Kementerian BUMN Edukasi Mahasiswa Hukum

Jelang "BUMN Legal Summit 2022", Kementerian BUMN Edukasi Mahasiswa Hukum

Whats New
Transformasi Erajaya, dari Jualan Ponsel, Kini Fokus Jadi 'Lifestyle Smart Retailer' Terbesar di Asteng

Transformasi Erajaya, dari Jualan Ponsel, Kini Fokus Jadi "Lifestyle Smart Retailer" Terbesar di Asteng

Whats New
Ketidakpastian Global Tidak Buat Warren Buffett Berhenti Borong Saham-saham Ini

Ketidakpastian Global Tidak Buat Warren Buffett Berhenti Borong Saham-saham Ini

Whats New
Kementerian PUPR Terima Anggaran Rp 125,2 Triliun, Ini Agenda Kerjanya

Kementerian PUPR Terima Anggaran Rp 125,2 Triliun, Ini Agenda Kerjanya

Whats New
Menhub Minta Maskapai Tak Kenakan Tarif Tinggi Tiket Pesawat

Menhub Minta Maskapai Tak Kenakan Tarif Tinggi Tiket Pesawat

Whats New
[POPULER MONEY] Token ASIX Anang Tak Masuk Kripto Terdaftar | Jokowi: Fundamental Ekonomi RI Baik

[POPULER MONEY] Token ASIX Anang Tak Masuk Kripto Terdaftar | Jokowi: Fundamental Ekonomi RI Baik

Whats New
Target Pendapatan Negara 2023 Dipatok Rp 2.443,6 Triliun, Paling Besar dari Perpajakan

Target Pendapatan Negara 2023 Dipatok Rp 2.443,6 Triliun, Paling Besar dari Perpajakan

Whats New
Token Tadpole Finance Resmi Jadi Aset Kripto Terdaftar di Bappebti

Token Tadpole Finance Resmi Jadi Aset Kripto Terdaftar di Bappebti

Rilis
Genjot Pemulihan Ekonomi Nasional, Puan Minta Pemerintah Pertajam Insentif Pajak

Genjot Pemulihan Ekonomi Nasional, Puan Minta Pemerintah Pertajam Insentif Pajak

Whats New
Hadapi Ancaman Resesi Global, Wakil Ketua MPR: RI Termasuk Negara yang Fundamental Perekonomiannya Kuat

Hadapi Ancaman Resesi Global, Wakil Ketua MPR: RI Termasuk Negara yang Fundamental Perekonomiannya Kuat

Whats New
APBN 2023 Lebih Banyak Dikucurkan Buat Infrastruktur, Pendidikan, hingga Bansos

APBN 2023 Lebih Banyak Dikucurkan Buat Infrastruktur, Pendidikan, hingga Bansos

Whats New
Perumnas Gandeng IPB Sediakan Hunian Bagi Tenaga Pendidik

Perumnas Gandeng IPB Sediakan Hunian Bagi Tenaga Pendidik

Rilis
Kode Bank BCA Syariah dan Bank Lain untuk Keperluan Transfer Beda Bank

Kode Bank BCA Syariah dan Bank Lain untuk Keperluan Transfer Beda Bank

Spend Smart
Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BRI Britama X secara Online

Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BRI Britama X secara Online

Whats New
Erick Thohir Sebut Pertamina Belum Dapat Penugasan Naikkan Harga Pertalite

Erick Thohir Sebut Pertamina Belum Dapat Penugasan Naikkan Harga Pertalite

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.