Gandeng BECIS, Nestle Bangun Biomass Boilers di Pabriknya

Kompas.com - 15/12/2020, 18:54 WIB
Ilustrasi proses petani memisahkan gabah dari beras dengan cara tradisional Shutterstock/SERASOOTIlustrasi proses petani memisahkan gabah dari beras dengan cara tradisional

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Nestlé Indonesia dan PT Tasma Bioenergy Bioenergy (Berkeley Energy Commercial Industry Services – BECIS) menandatangani perjanjian kerja sama untuk pembangunan 2 biomass boilers di Pabrik Nestlé Kejayan, Jawa Timur dan Pabrik Nestlé Karawang, Jawa Barat yang menggunakan gabah sebagai sumber energi terbarukan.

Dalam kerjasama ini, PT Nestlé Indonesia akan membeli energi uap untuk 15 tahun ke depan sebagai energi terbarukan yang akan digunakan di pabrik-pabriknya.

Biomass boiler ini akan rampung paling lambat pada akhir 2021 dan setiap tahunnya Nestlé Indonesia akan mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 29,000 tCO2e.

Baca juga: DEN Dorong Percepatan Transisi Menuju Energi Baru Terbarukan

"Penanganan perubahan iklim tidak bisa menunggu dan begitu juga dengan kami. Ini sangat penting untuk kesuksesan jangka panjang bisnis kami. Kami akan bekerja sama dengan para petani, mitra industri, pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan para konsumen untuk mengurangi jejak lingkungan kami," ujar CEO Nestlé Indonesia Ganesan Ampalavanar mengutip siaran persnya, Selasa (15/12/2020).

Menurut Ganesan, perubahan iklim adalah salah satu ancaman terbesar yang dihadapi masyarakat.

Selain itu pula, perubahan iklim merupakan salah satu risiko terbesar bagi masa depan bisnis Nestlé.

Oleh sebab itu, pada September 2019, pihaknya menetapkan ambisi yang berani untuk mencapai net zero emisi karbon pada 2050.

Baca juga: Pertamina Targetkan Operasional Pembangkit Listrik EBT Berkapasitas 10 GW pada 2026

"Keberhasilan kami bergantung pada kerja sama dengan banyak organisasi lain dan pada lingkungan yang mendukung, di mana mitra nasional dan internasional bertindak bersama untuk menciptakan masa depan yang lebih baik," ucap Ganesan.

Sementara itu, Managing Director BECIS Saku Rantanen mengaku senang dengan adanya kerja sama yang dilakukan dengan ini PT Nestlé Indonesia untuk menyediakan energi panas terbarukan dan membantu Nestlé mencapai tujuan-tujuan keberlanjutannya.

"Kerjasama ini merupakan tonggak penting bagi perusahaan kami, sebagai mitra pilihan perusahaan pelanggan dalam menyediakan solusi distribusi energi yang dapat disesuaikan, bersumber dari yang berkelanjutan dan berkeahlian teknologi," ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X