Kompas.com - 27/12/2020, 09:06 WIB

Selain itu, Gappri mencatat, industri belum mampu menyesuaikan dengan harga jual maksimal akibat kenaikan cukai tahun 2020 sebesar 23 persen dan harga jual eceran 35 persen.

Oleh karenanya, Henry menegaskan, pihaknya keberatan dengan kenaikan tarif cukai 2021 yang dinilai sangat tinggi.

"Meski keberatan, industri hasil tembakau menghormati keputusan pemerintah dan akan menaati kebijakan yang telah dibuat (cukai rokok naik)," ucap Henry.

Berikut rincian lengkap tarif cukai yang naik di 2021:

Sigaret Putih Mesin

  • Sigaret Putih Mesin Golongan I 18,4 persen
  • Sigaret Putih Mesin Golongan IIA 16,5 persen
  • Sigaret Putih Mesin Golongan IIB 18,1 persen

Sigaret Kretek Mesin

  • Sigaret Kretek Mesin Golongan I 16,9 persen
  • Sigaret Kretek Mesin Golongan IIA 13,8 persen
  • Sigaret Kretek Mesin Golongan IIB 15,4 persen

Baca juga: Sosok 2 Konglomerat Terkaya Indonesia dari Jualan Rokok

(Sumber: KOMPAS.com/Mutia Fauziah, Ade Miranti, Rulli R. Ramli | Editor: Bambang P. Jatmiko, Erlangga Djumena)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber Kompas.com


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.