Perdagangan Awal Tahun, Rupiah Ditutup Menguat Rp 13.895 Per Dollar AS

Kompas.com - 04/01/2021, 16:38 WIB
Ilustrasi rupiah dan dollar AS THINKSTOCKSIlustrasi rupiah dan dollar AS

JAKARTA, KOMPAS.com – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada pasar spot sore ini menguat tipis, pada Senin (4/1/2021).

Melansir Bloomberg, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada pasar spot sore ini menguat 155 poin (1,1 persen) pada level Rp 13.895 per dollar AS dibandingkan penutupan sebelumnya Rp 14.050 per dollar AS.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, penguatan rupiah sore ini terdorong oleh pendistribusian vaksin Covid-19 yang perlahan mulai dilakukan.

 

Baca juga: Awal Tahun, IHSG Melesat 2,1 Persen ke Level 6.104,89

Hal ini dinilai mendorong investor masuk ke pasar keuangan, lantaran pemerintah dinilai tanggap terkait penanganan Covid-19.

“Niat baik pemerintah sudah cukup membawa pelaku pasar kembali masuk ke pasar finanasial dalam negeri karena bukti sudah bisa diperlihatkan dan pemerintah begitu cepat dan tanggap tentang penanganan Covid-19 ini,” kata Ibrahim melalui siaran pers.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemerintah sudah mendistribusikan vaksin Covid-19 ke 34 provinsi walaupun dalam gelombang pertama masih di fokuskan ke Instansi-instansi tertentu.

Jadwal vaksinasi rencananya akan dilakukan pada Januari 2021 hingga April 2021. Vaksin akan disuntikkan kepada 1,3 juta petugas kesehatan dan 17,4 juta petugas publik.

Ibrahim mengatakan, meskipun investor merspon positif sikap pemerintah tersebut, secara bersamaan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan perpanjangan PSBB Transisi sampai 17 Januari 2021. Untungnya, masyarakat tidak panik dan sudah terbiasa dengan kondisi saat ini.

Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami kenaikan harga atau inflasi sebesar 1,68 persen sepanjang tahun lalu. Secara bulanan, tingkat inflasi tercatat 0,45 persen pada Desember 2020. Inflasi ini lebih besar dari 0,28 persen pada November 2020 dan 0,34 persen pada Desember 2019.

Baca juga: Mau Beli Valas? Cek Dulu Kurs Rupiah Hari Ini

“Ini menandakan hal yang positif karena konsumsi masyarakat sudah kembali menggeliat,” tegas dia.

Dari eksternal, ekspektasi suku bunga AS yang akan tetap rendah dan harapan untuk pemulihan ekonomi global dari Covid-19, akan terus melemahkan nilai dollar AS terhadap mata uang utama lainnya, sehingga berpotensi mendorong penguatan mata uang emerging market.

Selain itu, media Jepang melaporkan, kondisi darurat terjadi di Tokyo dengan rekor tingkat infeksi Covid-19. Investor menunggu konferensi pers Perdana Menteri Yoshihide Suga terkait hal ini.

Sementara di Inggris Raya, Perdana Menteri Boris Johnson mengisyaratkan potensi pembatasan yang lebih ketat di negaranya.

Walau demikian, Inggris akan menjadi negara pertama yang meluncurkan AZD1222, vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh AstraZeneca PLC dan Universitas Oxford, dengan kemudahan pendistribusian dan berbiaya rendah.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelamar CPNS Tak Lolos Passing Grade, BKN: Jangan Patah Semangat

Pelamar CPNS Tak Lolos Passing Grade, BKN: Jangan Patah Semangat

Work Smart
Ditinjau Menhub, Ini Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai

Ditinjau Menhub, Ini Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai

Whats New
Kementan Pastikan Stok Jagung Aman, Capai 2,75 Juta Ton hingga 20 September 2021

Kementan Pastikan Stok Jagung Aman, Capai 2,75 Juta Ton hingga 20 September 2021

Whats New
 Syarat Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BNI Online

Syarat Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BNI Online

Spend Smart
Menhub: Jalur Layang di Stasiun Manggarai Bisa Buat Perjalanan KRL Semakin Efisien

Menhub: Jalur Layang di Stasiun Manggarai Bisa Buat Perjalanan KRL Semakin Efisien

Whats New
Penerimaan Cukai Hasil Tembakau Naik 17,8 Persen Pada Agustus 2021

Penerimaan Cukai Hasil Tembakau Naik 17,8 Persen Pada Agustus 2021

Whats New
Traveloka-Garuda Tawarkan Promo Tiket Pesawat, Diskon Hingga 38 Persen

Traveloka-Garuda Tawarkan Promo Tiket Pesawat, Diskon Hingga 38 Persen

Rilis
Cara Isi Saldo LinkAja Lewat Alfamart, ATM BRI, dan Bank Mandiri

Cara Isi Saldo LinkAja Lewat Alfamart, ATM BRI, dan Bank Mandiri

Spend Smart
Dekat Jembatan Merah Youtefa, Intip Penampakan Arena Dayung PON Papua

Dekat Jembatan Merah Youtefa, Intip Penampakan Arena Dayung PON Papua

Whats New
4 Sektor Usaha Ini Berpotensi Jadi Penyumbang Shortfall Tahun 2021

4 Sektor Usaha Ini Berpotensi Jadi Penyumbang Shortfall Tahun 2021

Whats New
Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online, Tanpa Perlu ke Kantor Cabang

Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online, Tanpa Perlu ke Kantor Cabang

Whats New
Kembangkan Semen Ramah Lingkungan, Produsen Semen Merah Putih Gandeng GRP

Kembangkan Semen Ramah Lingkungan, Produsen Semen Merah Putih Gandeng GRP

Whats New
Ini Dampak Krisis Evergrande Bagi China, AS, hingga Eropa

Ini Dampak Krisis Evergrande Bagi China, AS, hingga Eropa

Whats New
Pandemi Covid-19, Perumnas Gelar Akad KPR Secara Drive Thru

Pandemi Covid-19, Perumnas Gelar Akad KPR Secara Drive Thru

Rilis
Masa Puncak Panen Tiba, Kementan Pastikan Stok Jagung Cukup Untuk 3 Bulan ke Depan

Masa Puncak Panen Tiba, Kementan Pastikan Stok Jagung Cukup Untuk 3 Bulan ke Depan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.